Thursday, 6 August 2026
BREAKING
Teknologi

Platform Digital Global Didesak Berkontribusi Pembangunan Infrastruktur Digital Indonesia

Oleh Achmad August 6, 2026 58 minutes lalu 0 komentar

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APTI) mendesak platform digital global untuk ikut serta membiayai pembangunan infrastruktur digital di Indonesia. Desakan ini muncul sebagai upaya untuk memastikan keberlanjutan ekosistem digital nasional dan pembagian beban investasi yang lebih adil.

Ketua Dewan Penasihat Mastel, Kristiono, menyatakan bahwa saat ini ada ketidakseimbangan dalam kontribusi pembangunan infrastruktur digital. Ia menyoroti bahwa platform digital global, yang mendapatkan keuntungan besar dari ekosistem digital Indonesia, belum berkontribusi secara signifikan dalam penyediaan infrastruktur fisik yang menopang layanan mereka. “Kita perlu bagi beban investasi secara proporsional agar ekosistem digital ini bisa berkelanjutan,” ujar Kristiono dalam acara diskusi di Jakarta pada Rabu (19/6/2024).

Kristiono menambahkan, model bisnis platform digital global yang mengandalkan infrastruktur telekomunikasi dan jaringan internet di Indonesia seharusnya dibarengi dengan tanggung jawab yang lebih besar. “Mereka harus ikut membiayai pembangunan infrastruktur digital kita,” tegasnya. Ia berargumen bahwa tanpa investasi dari para pemain besar ini, beban pembangunan infrastruktur akan semakin berat bagi pemerintah dan operator telekomunikasi domestik.

Lebih lanjut, Kristiono menjelaskan bahwa Mastel telah melakukan berbagai kajian dan diskusi internal mengenai hal ini. Ia mengusulkan agar ada skema kemitraan atau kontribusi yang jelas dari platform digital global. “Bukan hanya sekadar memakai, tapi juga ikut membangun. Ini penting untuk pemerataan akses digital di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke,” paparnya. Ia juga menekankan bahwa ini bukan semata-mata soal biaya, tetapi juga tentang kemitraan strategis untuk kemajuan digitalisasi nasional.

Pembangunan infrastruktur digital, termasuk jaringan serat optik, pusat data, dan menara telekomunikasi, memerlukan investasi yang sangat besar. Dengan partisipasi aktif dari platform digital global, diharapkan pembangunan ini dapat berjalan lebih cepat dan merata. “Kita berharap ada dialog yang konstruktif dengan mereka agar tercapai kesepakatan yang saling menguntungkan,” tutup Kristiono.

Bagikan: Facebook X WhatsApp