Thursday, 10 September 2026
BREAKING
Kesehatan

Minum Terlalu Panas, Ancaman Kanker Kerongkongan Meningkat 3 Kali Lipat

Oleh Destian September 10, 2026 49 minutes lalu 0 komentar

Kebiasaan mengonsumsi minuman pada suhu yang sangat panas telah terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker kerongkongan. Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa kebiasaan ini dapat menggandakan bahkan melipatgandakan potensi penyakit mematikan tersebut.

Lebih spesifik lagi, penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Gastroenterology pada 14 Juni 2023 ini menemukan bahwa minum minuman panas pada suhu di atas 60 derajat Celsius berpotensi meningkatkan risiko kanker kerongkongan hingga tiga kali lipat. Angka ini cukup signifikan dan menjadi peringatan keras bagi masyarakat luas.

Dr. Farhad Islami, seorang peneliti senior di American Cancer Society dan penulis utama studi tersebut, menekankan pentingnya kesadaran akan suhu minuman yang dikonsumsi sehari-hari. “Tingkat risiko yang kami temukan menunjukkan bahwa kebiasaan minum minuman yang sangat panas dapat menjadi faktor risiko penyebab kanker kerongkongan yang penting,” ujar Dr. Islami dalam sebuah pernyataan.

Studi ini menganalisis data dari lebih dari 1.000 kasus kanker kerongkongan yang terjadi di Iran. Para peneliti membandingkan kebiasaan minum partisipan yang menderita kanker dengan mereka yang tidak. Hasilnya menunjukkan korelasi kuat antara suhu minuman panas dan peningkatan risiko.

Penting untuk dicatat bahwa studi ini tidak menemukan hubungan signifikan antara risiko kanker kerongkongan dengan konsumsi teh hitam atau kopi itu sendiri, melainkan murni pada suhu penyajiannya. “Kami tidak menemukan adanya peningkatan risiko yang terkait dengan konsumsi teh hitam atau kopi, melainkan dengan kebiasaan meminumnya saat masih sangat panas,” jelas Dr. Islami.

Data yang dikumpulkan menunjukkan bahwa mayoritas partisipan yang memiliki kebiasaan minum minuman panas mengonsumsinya pada suhu sekitar 65-70 derajat Celsius. Suhu ini dianggap cukup panas untuk menyebabkan kerusakan pada lapisan kerongkongan seiring waktu, yang kemudian dapat memicu perubahan seluler dan berkembang menjadi kanker.

Para ahli menyarankan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam mengonsumsi minuman panas. Menunggu beberapa saat hingga minuman mencapai suhu yang lebih nyaman di lidah dapat menjadi langkah pencegahan yang sederhana namun efektif untuk mengurangi risiko terkena kanker kerongkongan. Kesadaran akan kebiasaan kecil sehari-hari ini, seperti yang diungkapkan oleh studi ini, dapat berkontribusi besar pada kesehatan jangka panjang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp