Saturday, 8 August 2026
BREAKING
Lifestyle

Benarkah Bayi Boleh Minum Susu UHT? Ahli Gizi Jelaskan Batasan Usia dan Kandungan

Oleh Destian August 8, 2026 58 minutes lalu 0 komentar

Pertanyaan mengenai boleh tidaknya bayi mengonsumsi susu Ultra High Temperature (UHT) terus menjadi sorotan para orang tua. Susu UHT, yang dikenal memiliki daya tahan lebih lama berkat proses pemanasan tinggi, sering kali menjadi pilihan praktis. Namun, para ahli gizi menekankan pentingnya memperhatikan usia bayi dan jenis susu UHT yang dikonsumsi.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), susu sapi segar, termasuk susu UHT yang berbahan dasar susu sapi, tidak direkomendasikan untuk bayi di bawah usia 1 tahun. IDAI merujuk pada rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyatakan bahwa ASI adalah nutrisi terbaik untuk bayi hingga usia 6 bulan, dan dilanjutkan dengan ASI eksklusif yang didampingi makanan pendamping ASI (MPASI) hingga usia 2 tahun.

Dr. Damayanti Tinduh, Sp.GK(K), spesialis gizi klinik, dalam sebuah diskusi yang diselenggarakan oleh Alodokter pada 28 April 2021, menjelaskan bahwa susu sapi UHT memiliki kandungan protein dan mineral yang lebih tinggi dibandingkan ASI. Hal ini dapat membebani ginjal bayi yang belum matang sempurna. Selain itu, susu sapi juga rendah zat besi dan vitamin C, yang sangat krusial untuk tumbuh kembang bayi.

Kekhawatiran lain terkait susu sapi UHT adalah potensi alergi. Protein dalam susu sapi dapat memicu reaksi alergi pada sebagian bayi, yang gejalanya bisa bervariasi mulai dari ruam kulit, gangguan pencernaan, hingga masalah pernapasan. IDAI menyarankan agar pengenalan susu sapi atau produk olahannya dilakukan secara bertahap setelah bayi berusia 1 tahun, dan idealnya dalam bentuk yogurt atau keju yang telah melalui proses fermentasi.

Sementara itu, untuk bayi di bawah 1 tahun, susu formula yang difortifikasi menjadi alternatif jika ASI tidak memungkinkan atau tidak mencukupi. Susu formula dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi dan telah disesuaikan komposisinya agar lebih mudah dicerna oleh sistem pencernaan bayi.

Susu UHT yang boleh dikenalkan pada bayi di atas 1 tahun adalah susu UHT sapi murni atau susu UHT yang memang diformulasikan khusus untuk anak usia 1-3 tahun. Susu UHT jenis ini biasanya telah diperkaya dengan nutrisi tambahan seperti zat besi, vitamin D, dan kalsium yang dibutuhkan untuk masa pertumbuhan pesat anak.

Penting bagi orang tua untuk selalu berkonsultasi dengan dokter anak atau ahli gizi mengenai pilihan nutrisi terbaik untuk buah hati mereka. Keputusan mengenai pemberian susu UHT harus didasarkan pada usia bayi, kondisi kesehatannya, serta rekomendasi profesional medis, bukan sekadar kepraktisan atau tren.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sendiri melalui berbagai kampanye kesehatan, termasuk Gerakan Nasional Sadar Gizi (GNSG), terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya ASI eksklusif dan nutrisi yang tepat sesuai usia anak. Informasi lebih lanjut mengenai panduan pemberian nutrisi pada bayi dan anak dapat diakses melalui situs resmi Kementerian Kesehatan atau IDAI.

Bagikan: Facebook X WhatsApp