Sunday, 6 September 2026
BREAKING
Teknologi

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Lampung dan Jakarta, Ini Jangkauannya

Oleh Achmad September 6, 2026 44 minutes lalu 0 komentar

Erupsi Gunung Anak Krakatau kembali menimbulkan kekhawatiran. Sebaran abu vulkanik dari aktivitas terbaru gunung berapi ini dilaporkan telah mencapai sejumlah wilayah di Provinsi Lampung, bahkan hingga ke Ibu Kota Jakarta.

Fenomena hujan abu vulkanik ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana material vulkanik dapat menyebar dari sumber erupsi. Pemahaman mengenai pola sebaran abu sangat penting untuk mitigasi bencana dan informasi publik.

Menurut Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendra Gunawan, abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau pada tanggal 23 Januari 2023 telah terdeteksi di beberapa wilayah.

“Teramati kolom erupsi dengan ketinggian sekitar 1.500 meter di atas puncak gunung,” jelas Hendra Gunawan dalam keterangan resminya. Ia menambahkan, “Abu vulkanik teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal yang bergerak ke arah barat laut.”

Dampak abu vulkanik ini dirasakan signifikan di sejumlah daerah di Lampung. Laporan menyebutkan hujan abu terjadi di wilayah Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lampung Selatan. Selain itu, abu vulkanik juga dilaporkan sampai ke wilayah Provinsi Banten, termasuk Anyer.

Tak hanya di Sumatera, sebaran abu vulkanik ini bahkan dilaporkan telah mencapai wilayah Jakarta. Fenomena ini tentu menimbulkan pertanyaan mengenai jangkauan dan faktor yang memengaruhi pergerakan abu vulkanik.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terus memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau. PVMBG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang terkait potensi bahaya erupsi.

Hendra Gunawan juga menjelaskan bahwa arah dan jarak sebaran abu vulkanik sangat dipengaruhi oleh arah dan kecepatan angin di ketinggian. “Ketinggian kolom erupsi dan kondisi meteorologi menjadi faktor utama penentu sebaran abu vulkanik,” ungkapnya.

Meskipun demikian, PVMBG menegaskan bahwa aktivitas Gunung Anak Krakatau saat ini masih berada pada status Waspada (Level II). Masyarakat di sekitar gunung dan nelayan diimbau untuk tidak mendekati kawah Gunung Anak Krakatau dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif.

Bagikan: Facebook X WhatsApp