Monday, 31 August 2026
BREAKING
Lifestyle

ASEAN Rintis ‘Triple Destination Tourism’, Turis Nikmati 3 Negara dalam Satu Perjalanan

Oleh Destian August 31, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Para pelaku industri pariwisata di kawasan Asia Tenggara tengah menjajaki model kolaborasi baru yang berpotensi merevolusi cara wisatawan menjelajahi wilayah tersebut. Konsep ‘triple destination tourism’ ini memungkinkan turis untuk mengunjungi tiga negara ASEAN dalam satu paket perjalanan terpadu, membuka peluang peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara dan mendorong pemulihan sektor pariwisata pascapandemi.

Gagasan ini mencuat dalam berbagai forum dan pertemuan tingkat menteri pariwisata ASEAN, salah satunya yang dibahas oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, kerap menyuarakan pentingnya sinergi antarnegara ASEAN untuk menciptakan produk pariwisata yang lebih menarik dan kompetitif di pasar global.

Konsep ini bukan sekadar ide teoritis, melainkan telah diwujudkan dalam beberapa uji coba dan diskusi strategis. Tujuannya adalah untuk menciptakan paket perjalanan yang mulus, di mana wisatawan dapat merasakan keragaman budaya, kuliner, dan destinasi dari tiga negara ASEAN tanpa hambatan birokrasi yang berarti. Sebagai contoh, sebuah perjalanan bisa saja mencakup keindahan alam Bali di Indonesia, keunikan budaya di Siem Reap, Kamboja, dan gemerlap kota di Singapura.

Inisiatif ini didukung oleh data yang menunjukkan potensi besar dari pariwisata lintas negara di ASEAN. Wilayah ini dikenal kaya akan daya tarik alam, sejarah, dan budaya yang berbeda-beda di setiap negara, menawarkan pengalaman yang sangat bervariasi. Dengan mengintegrasikan destinasi-destinasi ini, diharapkan durasi tinggal wisatawan di kawasan bisa bertambah, yang berujung pada peningkatan belanja wisatawan.

Menteri Sandiaga Uno, dalam berbagai pernyataannya, menekankan bahwa kolaborasi ini krusial untuk bangkit dari dampak pandemi COVID-19. Ia melihat model ‘triple destination tourism’ sebagai salah satu strategi jitu untuk memulihkan kepercayaan wisatawan dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata yang kuat dan terintegrasi.

Beberapa negara ASEAN telah menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi aktif dalam pengembangan konsep ini. Diskusi mencakup harmonisasi regulasi perjalanan, promosi bersama, serta pengembangan infrastruktur pendukung seperti konektivitas udara dan darat antarnegara.

Potensi manfaat dari kolaborasi ini sangat luas. Selain meningkatkan jumlah kunjungan turis, program ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru, mendukung UMKM lokal di destinasi yang terlibat, serta memperkuat citra ASEAN sebagai destinasi pariwisata global yang terpadu dan menarik.

Langkah konkret selanjutnya yang perlu dipantau adalah pembentukan kerangka kerja sama yang lebih rinci, termasuk penetapan rute-rute potensial, mekanisme promosi bersama, dan penyesuaian kebijakan visa jika diperlukan untuk mempermudah pergerakan wisatawan antarnegara.

Bagikan: Facebook X WhatsApp