Saturday, 22 August 2026
BREAKING
Kesehatan

Jamal Musiala Hadapi Terapi Seumur Hidup Akibat Kejang Absans

Oleh Destian August 22, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Gelandang muda Bayern Munich, Jamal Musiala, tengah berjuang melawan kondisi medis yang mengancam kariernya. Ia didiagnosis menderita kejang absans (absence seizures), sebuah kondisi neurologis yang mengharuskan dirinya menjalani terapi berkelanjutan.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius mengenai masa depan karier sepak bolanya. Musiala menghadapi kemungkinan harus menjalani terapi seumur hidup untuk mengendalikan kejang absans yang dialaminya. Keputusan medis ini tentu menjadi tantangan besar bagi pemain berusia 21 tahun tersebut, yang dikenal sebagai salah satu talenta paling bersinar di Eropa.

Meskipun demikian, semangat Musiala untuk tetap bermain sepak bola tidak padam. Ia menegaskan komitmennya untuk terus berjuang demi profesinya. “Saya ingin terus bermain sepak bola sebanyak mungkin. Itu adalah hasrat saya dan saya akan melakukan segalanya untuk terus bermain,” ujar Musiala, sebagaimana dikutip dari laporan media.

Kejang absans, yang sebelumnya dikenal sebagai petit mal, adalah jenis kejang yang menyebabkan hilangnya kesadaran atau perhatian sesaat. Penderita kejang absans akan tampak melamun atau terdiam sejenak tanpa menyadari apa yang terjadi di sekitarnya. Kondisi ini umumnya lebih sering terjadi pada anak-anak, namun dapat juga terus berlanjut hingga dewasa atau muncul pada usia dewasa.

Diagnosis ini tentu menjadi pukulan berat bagi Musiala dan Bayern Munich. Pemain kelahiran Stuttgart, Jerman, ini telah menjadi pemain kunci bagi klub Bavaria tersebut sejak debutnya. Kemampuannya dalam mengolah bola, visi bermain, dan ketajamannya di lini tengah menjadikannya aset berharga.

Pihak klub dan tim medis Bayern Munich dilaporkan terus memantau kondisi Musiala secara ketat. Mereka berupaya mencari solusi terbaik agar Musiala dapat tetap melanjutkan kariernya dengan aman dan meminimalkan risiko dampak jangka panjang dari kejang absans yang dideritanya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp