Wednesday, 26 August 2026
BREAKING
Lifestyle

Waspada Boros di Bandara: 12 Barang yang Sebaiknya Dihindari Pembelian

Oleh Destian August 26, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Bepergian melalui bandara seringkali menjadi pengalaman yang penuh dengan godaan pembelian, terutama saat waktu tunggu pesawat terasa panjang. Namun, beberapa barang yang dijual di area bandara seringkali memiliki harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan di tempat lain. Artikel ini akan mengulas 12 jenis barang yang sebaiknya dihindari untuk dibeli di bandara guna menghemat pengeluaran Anda, berdasarkan saran dari berbagai sumber terpercaya dan pengalaman traveler.

Faktor utama yang membuat harga barang di bandara melonjak adalah biaya operasional yang tinggi. Sewa tempat yang mahal, kebutuhan keamanan ekstra, serta logistik pengiriman barang ke area terbatas bandara berkontribusi pada penetapan harga jual yang lebih tinggi. Situasi ini seringkali dimanfaatkan oleh toko-toko untuk menawarkan produk dengan margin keuntungan yang lebih besar, sementara konsumen memiliki pilihan terbatas dan seringkali dalam kondisi terdesak.

Salah satu kategori barang yang paling sering disarankan untuk tidak dibeli di bandara adalah air minum kemasan. Harga sebotol air mineral di bandara bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat dibandingkan harga normal di minimarket. Banyak bandara modern kini menyediakan fasilitas air minum isi ulang gratis, sehingga traveler disarankan membawa botol minum sendiri yang dapat diisi ulang setelah melewati pemeriksaan keamanan.

Selain air minum, makanan ringan dan camilan juga menjadi barang yang perlu diwaspadai. Harga keripik, cokelat, atau biskuit di toko bandara cenderung jauh lebih mahal. Sebaiknya, siapkan bekal makanan atau camilan dari rumah sebelum berangkat ke bandara, atau manfaatkan gerai makanan di luar area bandara yang biasanya menawarkan harga lebih terjangkau.

Perangkat elektronik, terutama aksesori seperti charger, power bank, atau headphone, juga seringkali dijual dengan harga premium di bandara. Jika memungkinkan, pastikan semua perangkat elektronik dan aksesori yang Anda butuhkan sudah dibawa dari rumah. Jika terpaksa membeli, pertimbangkan untuk mencari toko elektronik di luar bandara atau memesan secara online sebelumnya.

Pakaian dan aksesori fashion, seperti syal, topi, atau bahkan pakaian hangat, juga masuk dalam daftar barang yang sebaiknya dihindari. Toko-toko di bandara seringkali menawarkan produk dengan merek ternama atau desain yang menarik, namun dengan label harga yang tidak sepadan dengan kualitasnya jika dibandingkan dengan toko di luar bandara.

Obat-obatan pribadi atau perlengkapan P3K, meskipun terkadang sangat dibutuhkan, juga memiliki harga yang lebih tinggi di apotek bandara. Sebaiknya, persiapkan obat-obatan pribadi dan perlengkapan P3K Anda sebelum melakukan perjalanan. Jika ada kebutuhan mendesak, cari apotek terdekat di luar area bandara jika waktu memungkinkan.

Buku dan majalah yang dijual di toko buku bandara seringkali juga dibanderol lebih mahal. Jika Anda gemar membaca saat perjalanan, pertimbangkan untuk mengunduh e-book atau membawa buku favorit Anda dari rumah. Selain lebih hemat, ini juga lebih ramah lingkungan.

Perlengkapan bayi seperti popok atau susu formula, jika Anda bepergian bersama anak kecil, bisa menjadi godaan untuk dibeli di bandara saat kehabisan. Namun, harga barang-barang ini di bandara bisa sangat mencekik. Sangat disarankan untuk membawa persediaan yang cukup dari rumah.

Aksesori perjalanan seperti bantal leher atau masker mata, meski terlihat praktis, seringkali dijual dengan harga yang tidak masuk akal di bandara. Barang-barang ini bisa didapatkan dengan harga jauh lebih murah di toko perlengkapan perjalanan atau toko online sebelum Anda berangkat.

Oleh karena itu, sebelum Anda terbang, penting untuk melakukan perencanaan matang terkait kebutuhan pribadi dan keluarga. Membawa barang-barang esensial dari rumah atau membelinya di luar area bandara merupakan strategi cerdas untuk menghindari pengeluaran yang tidak perlu dan memastikan anggaran perjalanan tetap terkendali.

Menjelang periode liburan mendatang, kesadaran akan pentingnya mengelola pengeluaran di bandara menjadi semakin relevan. Pihak otoritas bandara dan maskapai penerbangan sendiri seringkali mengimbau penumpang untuk mempersiapkan diri dengan baik guna menghindari situasi darurat yang berujung pada pembelian impulsif dengan harga tinggi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp