Fenomena yang kerap dialami pengguna behel atau kawat gigi, yaitu gerakan mengatupkan bibir yang terasa tidak natural atau sering disebut ‘iyup’, rupanya menjadi keluhan umum. Sensasi ini muncul akibat kekhawatiran kawat gigi akan tersangkut saat bibir bertemu, sehingga penggunanya secara sadar atau tidak sadar mengubah cara mengatupkan bibir.
Menurut drg. M. Rizki Pratama, Sp.Ort dari RSGM YARSI, fenomena ‘iyup’ ini memang sering dilaporkan oleh pasiennya. Ia menjelaskan bahwa penyebab utamanya adalah adanya benda asing di dalam rongga mulut, yaitu bracket dan kawat gigi. Benda-benda ini secara fisik menghalangi pergerakan bibir yang seharusnya mulus dan alami.
“Jadi begini, ketika seseorang memakai behel, ada bracket yang menempel di gigi dan ada kawat yang mengikat bracket tersebut. Nah, benda-benda inilah yang membuat pergerakan bibir menjadi sedikit terhalang, terutama saat bibir ingin menutup,” ujar drg. Rizki dalam sebuah kesempatan. Ia menambahkan bahwa otak secara otomatis akan menginstruksikan otot-otot di sekitar mulut untuk beradaptasi demi menghindari ketidaknyamanan atau potensi luka akibat gesekan kawat.
Adaptasi ini seringkali bermanifestasi sebagai gerakan mengatupkan bibir yang lebih hati-hati atau sedikit terbuka, menciptakan kesan ‘iyup’ yang dirasakan pengguna. Hal ini bukanlah sebuah masalah medis serius, melainkan sebuah respons fisiologis terhadap perubahan fisik di dalam mulut.
Meskipun demikian, drg. Rizki menekankan pentingnya menjaga kebersihan mulut saat menggunakan behel. Pengguna disarankan untuk rutin menyikat gigi dan menggunakan benang gigi khusus behel untuk membersihkan sisa makanan yang mungkin tersangkut di sela-sela kawat dan bracket. Kebersihan yang terjaga tidak hanya mencegah masalah gigi dan gusi, tetapi juga membantu mengurangi potensi iritasi yang bisa memperparah sensasi tidak nyaman saat mengatupkan bibir.
Ia juga menyarankan agar pengguna behel tidak ragu untuk berkonsultasi dengan dokter gigi spesialis ortodonti jika merasakan ketidaknyamanan yang berlebihan atau jika ada keluhan lain terkait pemakaian behel. Pemeriksaan rutin dapat memastikan behel terpasang dengan baik dan memberikan solusi jika ada kendala selama proses perawatan.
