Wednesday, 29 July 2026
BREAKING
Teknologi

Telkomsat Hadirkan Akses Internet Satelit di 50 Titik Blank Spot

Oleh Achmad July 29, 2026 1 hour lalu 0 komentar

PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) menginisiasi penyediaan layanan internet satelit untuk 50 daerah yang masih mengalami kendala sinyal atau dikenal sebagai blank spot. Inisiatif ini bertujuan untuk memperluas jangkauan akses digital, khususnya dalam mendukung kelancaran layanan administrasi kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

Dengan ketersediaan internet satelit, layanan Dukcapil di daerah-daerah terpencil tersebut tidak akan lagi bergantung pada ketersediaan sinyal seluler yang seringkali terbatas. Hal ini merupakan langkah strategis untuk memastikan pemerataan akses digital di seluruh penjuru Indonesia, sesuai dengan amanat untuk memberikan layanan publik yang optimal bagi seluruh masyarakat.

Kepala Divisi Enterprise & Wholesale Telkomsat, Anggoro Heri Santoso, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan Dukcapil ini menjadi bukti komitmen Telkomsat dalam menjembatani kesenjangan digital. “Kami sangat antusias dapat berkontribusi dalam menghadirkan layanan Dukcapil di 50 titik blank spot ini. Ini adalah upaya nyata kami untuk memastikan bahwa masyarakat di daerah yang sulit sinyal pun dapat merasakan manfaat teknologi digital,” ujar Anggoro. Ia menambahkan, “Kehadiran internet satelit ini akan membuka pintu bagi berbagai layanan digital lainnya di masa depan.”

Dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung pada hari Rabu, 31 Januari 2024, di Kantor Pusat Telkomsat, Jakarta, disepakati bahwa Telkomsat akan menyediakan infrastruktur dan layanan internet satelit. Dukcapil akan memanfaatkan konektivitas ini untuk memastikan petugas di lapangan dapat mengakses sistem informasi kependudukan secara real-time, tanpa hambatan geografis.

Direktur Jenderal Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh, menyambut baik kerjasama ini. “Dengan adanya internet satelit dari Telkomsat, kami optimis dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan administrasi kependudukan di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar). Ini adalah terobosan penting untuk mewujudkan NIK, KTP, dan KK yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegas Zudan. Ia juga menyebutkan bahwa saat ini terdapat lebih dari 1.000 titik yang masih membutuhkan solusi konektivitas serupa.

Penandatanganan MoU ini tidak hanya menjadi simbol kerjasama, tetapi juga tonggak sejarah dalam upaya perluasan akses digital di Indonesia. Melalui solusi internet satelit, Telkomsat dan Dukcapil bertekad untuk memecah keterbatasan geografis dan menghadirkan layanan publik yang merata dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp