Sunday, 13 September 2026
BREAKING
Kesehatan

Mata Merah Bukan Sekadar Iritasi: Waspadai Gejala Infeksi Berat dan Glaukoma

Oleh Destian September 13, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Mata merah seringkali dipandang sebelah mata sebagai iritasi ringan akibat debu atau kurang tidur. Namun, kondisi ini bisa menjadi indikator awal dari masalah kesehatan mata yang lebih serius, bahkan mengarah pada infeksi berat atau glaukoma yang berpotensi mengancam penglihatan.

Penting bagi masyarakat untuk tidak mengabaikan mata merah yang disertai gejala lain. Mengenali tanda-tanda bahaya dan memahami beragam penyebabnya menjadi kunci untuk mencegah komplikasi yang lebih parah dan menjaga kesehatan mata.

Menurut Dokter Spesialis Mata dari RS Pondok Indah, Dr. Rina, Sp.M., mata merah yang muncul tanpa sebab jelas dan disertai rasa nyeri, perubahan penglihatan, atau keluar cairan kental, patut diwaspadai. “Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya infeksi pada bagian mata, seperti konjungtivitis bakteri atau virus yang memerlukan penanganan medis segera,” jelas Dr. Rina.

Namun, bahaya mata merah tidak berhenti di situ. Beberapa kasus dapat mengindikasikan adanya peningkatan tekanan bola mata yang dikenal sebagai glaukoma. Penyakit ini seringkali tidak menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal, namun mata merah yang tiba-tiba muncul, terutama disertai nyeri hebat, pandangan kabur, dan mual muntah, bisa menjadi tanda serangan glaukoma akut. “Jika tidak segera ditangani, glaukoma dapat merusak saraf optik secara permanen dan berujung pada kebutaan,” tegas Dr. Rina.

Selain infeksi dan glaukoma, mata merah juga bisa disebabkan oleh berbagai faktor lain. Penggunaan lensa kontak yang tidak tepat, alergi, mata kering, hingga peradangan pada bagian mata seperti uveitis, semuanya berpotensi memicu kemerahan. Paparan terhadap sinar ultraviolet berlebihan, seperti saat mendaki gunung atau berenang di laut tanpa pelindung mata, juga dapat menyebabkan iritasi dan mata merah yang dikenal sebagai fotokeratitis.

Dr. Rina menyarankan agar masyarakat segera memeriksakan diri ke dokter mata jika mengalami mata merah yang tidak kunjung membaik, terutama jika disertai gejala penyerta yang mengkhawatirkan. Pemeriksaan rutin juga sangat dianjurkan, terutama bagi individu yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit mata tertentu atau memiliki faktor risiko seperti diabetes dan hipertensi. Deteksi dini dan penanganan yang tepat adalah kunci utama untuk mencegah kerusakan mata yang lebih serius dan mempertahankan kualitas penglihatan jangka panjang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp