Sebuah saran tak lazim mencuat di tengah polemik perekaman diam-diam menggunakan kacamata pintar (smart glasses) di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Idenya cukup sederhana: putar lagu Disney. Pertanyaannya, apakah metode ini benar-benar efektif?
Aturan mengenai penggunaan kacamata pintar yang berpotensi merekam aktivitas pengunjung menjadi sorotan utama di GIIAS 2023. Kekhawatiran akan privasi yang terancam membuat penyelenggara bersikap tegas. Ketua III Gaikindo, Rizwan Alamsjah, menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah antisipatif. “Kita sudah mengeluarkan imbauan dari awal,” ujarnya saat ditemui di ICE BSD, Tangerang, pada Kamis (10/8/2023). Imbauan tersebut secara spesifik melarang penggunaan kacamata pintar yang dapat merekam, baik untuk tujuan dokumentasi maupun komersial.
Namun, jika terlanjur berhadapan dengan situasi mencurigakan, muncul usulan menarik dari salah satu pengunjung yang kemudian menjadi viral di media sosial. Pengunjung tersebut menyarankan agar segera memutar lagu dari Disney. “Kalau ada yang ngerekam pakai kacamata pintar, langsung play lagu Disney,” demikian kutipan yang beredar luas. Saran ini, meski terkesan unik, memicu diskusi tentang efektivitasnya dalam menangkal perekaman yang tidak diinginkan.
Di balik saran sederhana tersebut, terdapat logika yang mencoba mengatasi masalah teknis. Kacamata pintar yang dilengkapi fitur perekaman umumnya memiliki indikator visual atau suara saat beroperasi. Namun, dalam beberapa kasus, fitur ini bisa jadi tidak aktif atau disamarkan. Strategi memutar lagu Disney, menurut interpretasi yang berkembang, bertujuan untuk mengalihkan perhatian atau bahkan memicu respons dari perangkat perekam. Ada spekulasi bahwa suara dari lagu yang diputar dapat mengganggu sensor perekam atau memicu notifikasi pada perangkat yang digunakan untuk merekam, sehingga memberikan sinyal kepada pemiliknya bahwa aktivitasnya terdeteksi.
Rizwan Alamsjah sendiri tidak secara langsung mengomentari efektivitas metode pemutaran lagu Disney. Pernyataannya lebih menekankan pada upaya preventif yang telah dilakukan oleh Gaikindo. Ia menjelaskan bahwa pengawasan dilakukan di berbagai titik acara. “Kita sudah mengimbau agar tidak digunakan,” tegasnya. Penyelenggara berharap pengunjung mematuhi aturan demi kenyamanan bersama dan menjaga privasi setiap individu yang hadir di GIIAS 2023.
