Monday, 10 August 2026
BREAKING
Lifestyle

Pesawat Citilink Ditunda Terbang Akibat Penumpang Cilik Menolak Kenakan Sabuk Pengaman

Oleh Destian August 10, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Sebuah penerbangan Citilink tujuan Jakarta dari Bandara Internasional Lombok (BIL) terpaksa ditunda keberangkatannya pada Selasa (10/8/2026) pagi. Penundaan ini disebabkan oleh seorang penumpang anak yang menolak untuk mengenakan sabuk pengaman, yang berujung pada ketidaknyamanan penumpang lain dan keputusan kru untuk menunda penerbangan demi keselamatan.

Insiden yang terjadi pada penerbangan QG 168 tersebut bermula ketika awak kabin berupaya memastikan seluruh penumpang, termasuk anak-anak, telah mengenakan sabuk pengaman sesuai prosedur keselamatan penerbangan. Namun, seorang bocah yang duduk di kursi tertentu bersikeras tidak mau menggunakan sabuk pengaman.

Menurut laporan dari beberapa penumpang yang hadir di lokasi, upaya persuasif dari pramugari dan pramugara tidak membuahkan hasil. Sang anak tetap menolak, yang kemudian menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan penerbangan. Pihak maskapai Citilink menegaskan bahwa penggunaan sabuk pengaman adalah kewajiban bagi seluruh penumpang, terlepas dari usia, untuk meminimalkan risiko saat turbulensi atau kondisi darurat lainnya.

Ketegangan sempat terjadi antara orang tua penumpang anak tersebut dengan kru pesawat. Beberapa penumpang lain dilaporkan merasa terganggu dengan situasi yang berlarut-larut ini. Demi menjaga integritas keselamatan penerbangan dan kenyamanan seluruh penumpang, kapten pilot akhirnya memutuskan untuk menunda keberangkatan pesawat.

Manajer Hubungan Masyarakat Citilink, dihubungi terpisah, membenarkan adanya penundaan penerbangan tersebut. Ia menjelaskan bahwa prosedur keselamatan adalah prioritas utama maskapai. “Kami selalu mengutamakan keselamatan dan kenyamanan seluruh penumpang. Dalam kasus ini, demi mematuhi regulasi keselamatan penerbangan, keputusan penundaan diambil setelah upaya mediasi tidak berhasil,” ujar perwakilan Citilink.

Penundaan penerbangan QG 168 tersebut berdampak pada jadwal kedatangan di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Pesawat akhirnya diberangkatkan setelah masalah tersebut terselesaikan, namun dengan selisih waktu yang signifikan dari jadwal semula. Pihak Citilink menyatakan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat kejadian ini.

Meskipun detail spesifik mengenai bagaimana situasi akhirnya terselesaikan tidak dirinci, insiden ini kembali mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan keselamatan penerbangan, terutama bagi penumpang anak-anak. Otoritas penerbangan sipil di berbagai negara, termasuk Indonesia, memiliki regulasi ketat terkait penggunaan sabuk pengaman untuk memastikan keamanan seluruh penumpang.

Pihak maskapai dilaporkan sedang melakukan evaluasi internal terkait penanganan insiden ini. Perkembangan lebih lanjut mengenai sanksi atau tindak lanjut terhadap penumpang yang bersangkutan belum diumumkan secara resmi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp