Monday, 7 September 2026
BREAKING
Kesehatan

Operasi Usus Buntu pada Anak: Durasi Pemulihan dan Faktor Penentu

Oleh Destian September 7, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Waktu pemulihan anak setelah menjalani operasi pengangkatan usus buntu atau apendektomi memiliki rentang waktu yang bervariasi. Hal ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor krusial, termasuk teknik operasi yang digunakan serta tingkat keparahan kondisi usus buntu itu sendiri.

Menurut dr. Ratih Widiastuti, Sp.BA, seorang dokter spesialis bedah anak, proses penyembuhan pascaoperasi usus buntu pada anak umumnya berlangsung antara 7 hingga 14 hari. “Biasanya kalau operasinya lancar, dalam waktu seminggu sampai dua minggu anak sudah bisa beraktivitas normal lagi,” ujar dr. Ratih dalam sebuah diskusi daring yang diselenggarakan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pada Kamis (3/8/2023).

Namun, durasi tersebut dapat bergeser jika terjadi komplikasi. Komplikasi yang paling umum terjadi adalah infeksi pada luka operasi. Jika luka operasi mengalami infeksi, maka waktu pemulihan dapat memanjang. “Kalau ada infeksi di luka operasinya, itu bisa memperpanjang waktu pemulihan,” imbuh dr. Ratih.

Faktor lain yang turut menentukan lama pemulihan adalah kondisi usus buntu saat dioperasi. Apabila usus buntu sudah pecah atau mengalami peradangan parah, proses penyembuhan cenderung lebih lama dibandingkan dengan kasus usus buntu yang belum pecah. “Kalau usus buncitnya pecah, itu beda lagi ceritanya, penyembuhannya bisa lebih lama,” jelasnya.

Teknik operasi yang diterapkan juga memainkan peran penting. Operasi usus buntu modern, seperti laparoskopi, umumnya menawarkan masa pemulihan yang lebih cepat dibandingkan dengan operasi terbuka. Dokter spesialis bedah anak akan mempertimbangkan kondisi anak dan keparahan penyakit untuk menentukan metode operasi yang paling tepat.

Untuk mendukung proses pemulihan yang optimal, orang tua perlu memastikan anak mendapatkan nutrisi yang cukup dan istirahat yang memadai. Selain itu, penting untuk mengikuti anjuran dokter mengenai perawatan luka operasi, aktivitas fisik yang diizinkan, serta jadwal kontrol pascaoperasi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp