Monday, 7 September 2026
BREAKING
Lifestyle

IDAI Rilis Panduan Lengkap: Ini Rekomendasi Perlindungan Anak dari Dampak Abu Vulkanik

Oleh Destian September 7, 2026 43 minutes lalu 0 komentar

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengeluarkan serangkaian rekomendasi penting untuk melindungi anak-anak dari berbagai dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh paparan abu vulkanik. Panduan ini diterbitkan sebagai respons terhadap meningkatnya aktivitas gunung berapi di Indonesia yang berpotensi membahayakan kesehatan anak, terutama pada saluran pernapasan dan mata.

Menurut rilis resmi IDAI, abu vulkanik dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan bagian atas dan bawah, mata, serta kulit. Partikel halus dalam abu vulkanik berpotensi memicu atau memperburuk kondisi seperti batuk, pilek, sesak napas, hingga radang tenggorokan pada anak-anak.

Salah satu rekomendasi utama dari IDAI adalah membatasi aktivitas anak di luar ruangan saat terjadi hujan abu. Jika terpaksa keluar rumah, anak-anak diwajibkan menggunakan masker yang sesuai, seperti masker N95 atau masker bedah, untuk mencegah terhirupnya partikel abu. Penggunaan masker ini perlu ditekankan karena anak-anak memiliki sistem pernapasan yang lebih sensitif dibandingkan orang dewasa.

Selain perlindungan pernapasan, IDAI juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan mata anak. Ditekankan agar tidak menggosok mata jika terkena abu vulkanik. Sebaiknya, mata segera dibilas dengan air bersih mengalir atau larutan garam fisiologis (NaCl 0,9%). Penggunaan kacamata pelindung juga sangat disarankan saat berada di area terpapar abu.

Untuk perlindungan kulit, IDAI menyarankan agar anak segera mandi dan berganti pakaian setelah terpapar abu vulkanik. Pakaian yang sudah terkena abu sebaiknya dicuci bersih. Menjaga kebersihan lingkungan rumah, seperti membersihkan lantai dan permukaan benda dari abu, juga menjadi bagian dari upaya pencegahan.

Dalam konteks penanganan medis, IDAI mengimbau orang tua untuk segera membawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala gangguan pernapasan yang memberat, iritasi mata yang parah, atau reaksi alergi setelah terpapar abu vulkanik. Identifikasi dini dan penanganan yang tepat sangat krusial untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Rekomendasi IDAI ini menjadi panduan penting bagi orang tua, pengasuh, dan masyarakat umum dalam menghadapi situasi kebencanaan terkait erupsi gunung berapi. Kesiapsiagaan dan tindakan pencegahan yang efektif dapat meminimalkan risiko kesehatan anak-anak di zona terdampak.

IDAI terus memantau perkembangan situasi dan siap memberikan informasi serta dukungan medis yang dibutuhkan. Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti informasi resmi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan otoritas kesehatan terkait.

Bagikan: Facebook X WhatsApp