Thursday, 6 August 2026
BREAKING
Ekonomi

Harga Emas Antam Melonjak Tajam, Tembus Rp2.679.000 per Gram

Oleh Ishak August 6, 2026 51 minutes lalu 0 komentar

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan signifikan pada hari ini, Kamis (18/7/2024), menyentuh level Rp2.679.000 per gram. Kenaikan sebesar Rp50.000 ini menambah rentetan penguatan harga emas dalam beberapa waktu terakhir, memicu perhatian investor dan masyarakat.

Lonjakan harga emas ini terjadi di tengah berbagai faktor global dan domestik yang mempengaruhi pergerakan komoditas bernilai tinggi ini. Analis memperkirakan sentimen pasar yang bergejolak dan potensi kebijakan moneter global menjadi pendorong utama kenaikan tersebut.

Berdasarkan pantauan situs resmi Logam Mulia Antam, harga emas pada Rabu (17/7/2024) tercatat sebesar Rp2.629.000 per gram. Kenaikan Rp50.000 pada hari ini menjadikan harga emas Antam untuk satuan 1 gram berada di angka Rp2.679.000.

Selain emas satuan 1 gram, harga emas Antam dengan berat yang berbeda juga mengalami penyesuaian. Misalnya, emas dengan berat 2 gram dijual seharga Rp5.108.000, atau Rp2.554.000 per gram. Untuk emas dengan berat 5 gram, harganya adalah Rp12.695.000 (Rp2.539.000 per gram), sedangkan emas 10 gram dibanderol Rp25.180.000 (Rp2.518.000 per gram).

Kenaikan harga emas ini juga berimbas pada harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam. Harga buyback emas pada hari ini tercatat naik Rp50.000 menjadi Rp2.428.000 per gram. Angka ini menunjukkan apresiasi nilai emas yang terus berlanjut baik dari sisi permintaan pasar maupun persepsi sebagai aset lindung nilai.

Kenaikan harga emas ini sejalan dengan tren penguatan harga emas dunia. Faktor-faktor seperti ketidakpastian geopolitik, inflasi yang masih menjadi perhatian di beberapa negara, serta potensi penurunan suku bunga acuan oleh bank sentral utama dunia turut mendorong investor untuk beralih ke aset yang dianggap lebih aman seperti emas.

Dalam konteks pasar domestik, permintaan emas cenderung meningkat di saat-saat seperti ini, terutama dari investor ritel yang melihat peluang keuntungan. Namun, kenaikan harga yang cukup tinggi juga bisa menjadi pertimbangan bagi calon pembeli yang mungkin menunda transaksi hingga harga kembali stabil.

Para pelaku pasar dan investor disarankan untuk terus memantau perkembangan situasi ekonomi global dan kebijakan moneter agar dapat mengambil keputusan investasi yang tepat. Volatilitas harga emas diperkirakan masih akan terjadi dalam jangka pendek, dipengaruhi oleh dinamika pasar yang kompleks.

Bagikan: Facebook X WhatsApp