Thursday, 6 August 2026
BREAKING
Lifestyle

Turbulensi Dahsyat Guncang Pesawat Singapore Airlines, Penumpang Terlempar ke Atap Kabin, Satu Tewas

Oleh Destian August 6, 2026 56 minutes lalu 0 komentar

Sebuah penerbangan Singapore Airlines tujuan London mengalami turbulensi hebat yang menyebabkan kepanikan luar biasa di antara penumpang. Kejadian ini mengakibatkan satu orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka, dengan beberapa penumpang dilaporkan terlempar hingga membentur atap kabin. Insiden mengerikan ini terjadi di ketinggian 37.000 kaki di atas Samudra Hindia.

Pesawat Boeing 777-300ER dengan nomor penerbangan SQ321 tersebut berangkat dari Bandara Changi Singapura pada hari Minggu (26/5/2024) dan dijadwalkan mendarat di Bandara Heathrow London pada hari yang sama. Namun, sekitar 10 jam setelah lepas landas, saat melintasi wilayah udara Thailand, pesawat tiba-tiba diterjang turbulensi ekstrem.

Maskapai Singapore Airlines mengkonfirmasi adanya korban jiwa dan luka-luka dalam insiden tersebut. “Kami sangat berduka atas hilangnya nyawa dan cedera yang dialami penumpang kami,” ujar maskapai dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Selasa (28/5/2024). Pihak maskapai juga menyatakan bahwa mereka sedang berupaya memberikan bantuan medis kepada para penumpang dan kru yang terluka.

Menurut laporan dari berbagai sumber, termasuk Reuters dan BBC, sejumlah penumpang mengalami cedera serius akibat benturan keras. Beberapa saksi mata menggambarkan detik-detik mencekam ketika pesawat berguncang hebat, membuat benda-benda di kabin beterbangan dan penumpang terlempar dari kursi mereka. Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan kerusakan pada bagian kabin pesawat, termasuk panel langit-langit yang rusak dan bagasi yang berhamburan.

Pihak berwenang Thailand segera merespons dengan mengerahkan tim medis dan penyelamat ke Bandara Suvarnabhumi Bangkok, tempat pesawat tersebut dialihkan dan mendarat darurat. Bandara Bangkok menjadi pusat penanganan darurat bagi penumpang yang selamat. Singapore Airlines menyatakan bahwa 183 penumpang dan 12 awak berada di dalam pesawat saat kejadian.

Penyebab pasti dari turbulensi dahsyat ini masih dalam investigasi oleh otoritas penerbangan terkait. Namun, para ahli meteorologi seringkali mengaitkan kejadian serupa dengan fenomena cuaca ekstrem yang sulit diprediksi. Badan Keselamatan Transportasi Inggris (Air Accidents Investigation Branch – AAIB) dilaporkan telah mengirim timnya ke Bangkok untuk membantu penyelidikan.

Peristiwa ini kembali menyoroti potensi risiko yang dihadapi dalam dunia penerbangan, meskipun secara statistik tetap menjadi moda transportasi teraman. Keselamatan penumpang dan kru menjadi prioritas utama, dan investigasi mendalam diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai faktor-faktor yang berkontribusi terhadap insiden ini.

Singapore Airlines telah menyatakan komitmennya untuk bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang dalam investigasi. Perusahaan juga berencana untuk memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban dan penumpang yang terdampak. Perkembangan selanjutnya dari investigasi ini akan sangat dinantikan untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp