Wednesday, 5 August 2026
BREAKING
Berita

Arus Keluar Investor Asing Rp65,81 Miliar di Sesi I, Saham-saham Ini Paling Banyak Dilepas

Oleh Ishak August 5, 2026 58 minutes lalu 0 komentar

Investor asing kembali mencatatkan aksi jual bersih atau net sell senilai Rp65,81 miliar pada perdagangan sesi pertama hari ini, Senin (5/8/2024). Aksi ini terjadi di tengah fluktuasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang bergerak di zona merah.

Berdasarkan data perdagangan yang dihimpun hingga akhir sesi I, tercatat bahwa investor asing melakukan jual bersih di sejumlah saham unggulan. Nilai transaksi total pada sesi I sendiri mencapai Rp6,39 triliun dengan frekuensi sebanyak 602.188 kali transaksi.

Saham-saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing pada sesi I ini mencakup beberapa emiten besar. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi salah satu saham yang paling banyak dijual, diikuti oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

Selain itu, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) juga terpantau mengalami net sell dari investor asing. Rincian lengkap daftar saham yang mengalami net sell pada sesi I hari ini menunjukkan dominasi sektor perbankan dan konsumer.

Pergerakan IHSG pada sesi I sendiri ditutup melemah sebesar 0,29% atau turun 18,58 poin ke level 6.301,95. Indeks sempat menyentuh level tertingginya di 6.328,69 dan terendahnya di 6.294,90.

Kondisi ini mencerminkan adanya sentimen negatif yang mempengaruhi pasar saham domestik, mendorong investor asing untuk merealisasikan keuntungannya atau mengurangi eksposur di pasar Indonesia. Faktor eksternal maupun domestik kemungkinan menjadi pemicu utama aksi jual ini.

Analisis pasar menunjukkan bahwa aksi jual investor asing ini bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pergerakan nilai tukar rupiah, kebijakan moneter global, serta prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia dibandingkan negara lain. Perdagangan sesi II akan menjadi penentu apakah tren net sell ini akan berlanjut atau berbalik arah.

Para pelaku pasar akan terus memantau perkembangan data ekonomi terkini dan berita global yang dapat mempengaruhi sentimen investor di sisa perdagangan hari ini dan pekan ini. Perubahan kebijakan suku bunga oleh bank sentral utama dunia, serta data inflasi domestik, akan menjadi perhatian khusus.

Bagikan: Facebook X WhatsApp