Sunday, 30 August 2026
BREAKING
Teknologi

Analisis Bencana Banjir Nepal: Gletser Raksasa Runtuh Akibat Perubahan Iklim

Oleh Achmad August 30, 2026 50 minutes lalu 0 komentar

Sebuah gletser raksasa di Nepal bagian utara dilaporkan runtuh secara dramatis, memicu banjir bandang yang menghancurkan. Peristiwa yang terjadi pada 4 Mei 2024 ini telah menarik perhatian para ilmuwan untuk menganalisis penyebab di balik bencana alam tersebut. Analisis awal menunjukkan bahwa perubahan iklim global memainkan peran krusial dalam destabilisasi gletser yang berujung pada keruntuhan dahsyat.

Para peneliti mengamati bahwa runtuhnya gletser tersebut memiliki karakteristik yang sangat spesifik, digambarkan oleh beberapa saksi mata sebagai ‘dipotong pisau’. Fenomena ini mengindikasikan adanya proses retakan yang cepat dan bersih, berbeda dari keruntuhan gletser yang biasanya terjadi secara bertahap. Peristiwa ini menyebabkan pelepasan volume air dan material es yang sangat besar, menciptakan gelombang pasang yang merusak di hilir.

Dr. Basanta Raj Adhikari, seorang glasiolog dari Lembaga Penelitian Air dan Energi Hidro Nepal (NHEWRI), mengungkapkan kekhawatirannya. “Ini adalah kejadian yang sangat langka dan mengkhawatirkan,” ujarnya. Menurutnya, peningkatan suhu global telah mempercepat pencairan gletser di Himalaya, melemahkan struktur es dan membuatnya lebih rentan terhadap keruntuhan. Data dari berbagai studi menunjukkan tren peningkatan suhu rata-rata di wilayah tersebut selama beberapa dekade terakhir.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah terkemuka mengonfirmasi bahwa fenomena ‘dipotong pisau’ ini bisa jadi disebabkan oleh kombinasi antara pencairan internal gletser dan tekanan dari air yang terakumulasi di bawah atau di dalam es. Air yang menumpuk ini dapat menciptakan celah dan mempercepat proses retakan. Selain itu, perubahan pola curah hujan dan peningkatan intensitas hujan ekstrem juga dapat berkontribusi pada ketidakstabilan gletser, terutama di area yang sudah terdegradasi akibat pemanasan global.

Dampak dari bencana ini tidak hanya terbatas pada kerusakan fisik dan kerugian materiil, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran jangka panjang terhadap ketersediaan air bagi jutaan orang yang bergantung pada aliran sungai yang bersumber dari gletser Himalaya. Para ilmuwan menekankan perlunya tindakan mitigasi perubahan iklim yang segera dan efektif untuk mencegah kejadian serupa di masa depan, serta perlunya sistem peringatan dini yang lebih baik untuk wilayah yang rentan terhadap bencana terkait gletser.

Bagikan: Facebook X WhatsApp