JAKARTA, CNBC Indonesia – Di tengah gejolak ekonomi global dan potensi perlambatan pertumbuhan, para pelaku pasar modal terus mencari instrumen investasi yang menawarkan potensi imbal hasil menarik. Direktur Utama PT Samuel Sekuritas, Narjiman, memberikan pandangan mengenai sektor-sektor yang patut dicermati investor, tidak hanya terbatas pada saham-saham perbankan besar (big caps) yang selama ini menjadi favorit.
Dalam sebuah forum diskusi dan wawancara yang disiarkan oleh CNBC Indonesia, Narjiman membagikan rekomendasi sektor investasinya. Ia menekankan bahwa diversifikasi menjadi kunci utama dalam menghadapi ketidakpastian pasar. Pandangannya ini muncul seiring dengan berbagai tantangan ekonomi makro seperti inflasi yang masih tinggi di berbagai negara, pengetatan kebijakan moneter oleh bank sentral global, serta tensi geopolitik yang belum mereda.
Narjiman secara spesifik menyebutkan bahwa selain sektor perbankan yang dinilai masih memiliki fundamental kuat, ada sektor-sektor lain yang juga berpotensi memberikan keuntungan. Salah satu sektor yang disorot adalah sektor konsumer. Sektor ini dianggap lebih resilien terhadap guncangan ekonomi karena kebutuhan pokok masyarakat cenderung stabil meskipun kondisi ekonomi memburuk.
Lebih lanjut, ia juga menggarisbawahi pentingnya sektor energi. Dengan masih tingginya harga komoditas energi di pasar global, perusahaan-perusahaan di sektor ini berpotensi mencatatkan kinerja keuangan yang positif. Hal ini didorong oleh permintaan yang terus ada seiring dengan aktivitas ekonomi yang perlahan pulih pasca pandemi.
Narjiman juga menyarankan investor untuk tidak mengabaikan sektor infrastruktur. Proyek-proyek infrastruktur yang terus digalakkan oleh pemerintah seringkali menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan memberikan peluang bagi perusahaan-perusahaan terkait. Sektor ini memiliki potensi jangka panjang yang menarik.
Menanggapi pertanyaan mengenai pandangan terhadap pasar secara keseluruhan, Narjiman mengakui adanya volatilitas yang kemungkinan akan terus berlanjut. Namun, ia melihat bahwa pasar saham Indonesia masih memiliki daya tarik dibandingkan negara berkembang lainnya, terutama dari sisi valuasi yang relatif menarik dan potensi pertumbuhan ekonomi domestik yang lebih stabil.
Ia juga mengingatkan investor untuk tetap berhati-hati dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi. Pemilihan saham yang tepat berdasarkan fundamental perusahaan dan prospek sektornya akan menjadi faktor penentu keberhasilan investasi di tengah kondisi pasar yang dinamis ini.
Dengan demikian, rekomendasi dari bos Samuel Sekuritas ini memberikan perspektif yang lebih luas bagi investor, mendorong mereka untuk melihat di luar sektor-sektor tradisional dan mengeksplorasi peluang investasi di sektor-sektor yang memiliki daya tahan dan potensi pertumbuhan di masa mendatang.
