Minum Americano di pagi hari kerap disebut sebagai salah satu cara efektif untuk menurunkan berat badan. Namun, benarkah demikian? Seorang dokter gizi angkat bicara untuk mengungkap fakta di balik klaim populer ini.
Menurut dr. Diana Felicia, M.Gizi, Sp.GK, kopi Americano memang memiliki potensi dalam mendukung upaya penurunan berat badan, namun bukan sebagai solusi tunggal. Kopi, termasuk Americano, mengandung kafein yang dapat memberikan sejumlah manfaat terkait metabolisme tubuh.
Kafein dalam kopi diketahui mampu meningkatkan laju metabolisme basal, yaitu jumlah kalori yang dibakar tubuh saat istirahat. Peningkatan ini, meskipun kecil, jika dikombinasikan dengan pola makan sehat dan olahraga teratur, dapat berkontribusi pada defisit kalori yang diperlukan untuk menurunkan berat badan. Selain itu, kafein juga dapat membantu mobilisasi asam lemak dari jaringan lemak, membuatnya lebih tersedia untuk digunakan sebagai energi.
Namun, dr. Diana menekankan bahwa efek ini sangat bervariasi antar individu. Faktor genetik, toleransi terhadap kafein, serta kebiasaan konsumsi kopi sebelumnya dapat memengaruhi seberapa besar manfaat yang dirasakan. “Efek kafein terhadap metabolisme bersifat individual,” jelasnya.
Lebih lanjut, Americano yang ideal untuk mendukung penurunan berat badan adalah yang disajikan tanpa tambahan gula, krimer, atau sirup. Tambahan-tambahan tersebut dapat secara signifikan meningkatkan jumlah kalori dan gula dalam minuman, yang justru berlawanan dengan tujuan penurunan berat badan. “Jika Anda menambahkan gula, susu, atau krimer, maka Americano justru akan menambah kalori,” tegas dr. Diana.
Oleh karena itu, Americano bisa menjadi bagian dari strategi penurunan berat badan yang sehat, asalkan dikonsumsi dengan bijak. Kuncinya adalah menjadikan kopi hitam tanpa tambahan sebagai pendukung gaya hidup sehat, bukan sebagai pengganti dari pola makan seimbang dan aktivitas fisik yang rutin. “Kopi hitam tanpa gula dan krimer bisa jadi teman diet Anda,” tutupnya.
