Banyak penumpang pesawat yang mungkin masih bingung kapan waktu yang tepat untuk menekan tombol panggilan awak kabin. Sebuah panduan dari pramugari baru-baru ini beredar, mengklarifikasi kapan tombol tersebut sebaiknya digunakan untuk menghindari gangguan yang tidak perlu, sekaligus memastikan bantuan tersedia saat benar-benar dibutuhkan.
Menurut sejumlah pramugari yang dikutip oleh berbagai media, tombol panggilan di kursi penumpang bukanlah alat untuk memesan minuman atau camilan di luar waktu pelayanan normal. Penggunaan tombol ini seharusnya diprioritaskan untuk situasi yang memerlukan perhatian segera dari awak kabin.
Salah satu panduan yang beredar, sebagaimana dilaporkan oleh CNN Indonesia, menyebutkan bahwa tombol panggilan sebaiknya hanya ditekan ketika penumpang membutuhkan bantuan medis, ada masalah teknis dengan kursi atau hiburan di kursi, atau ada situasi darurat lain yang memerlukan intervensi awak kabin.
Seorang pramugari yang tidak disebutkan namanya dalam artikel yang diterbitkan oleh The Sun pada 10 Januari 2023, menjelaskan bahwa menekan tombol panggilan untuk permintaan non-esensial dapat mengganggu tugas kru yang mungkin sedang sibuk menangani penumpang lain yang membutuhkan bantuan lebih mendesak, atau sedang melakukan persiapan keselamatan.
Lebih lanjut, sumber-sumber dari industri penerbangan seringkali menekankan bahwa awak kabin memiliki jadwal dan tugas yang ketat selama penerbangan, termasuk pemeriksaan keselamatan, penyajian makanan dan minuman, serta penanganan situasi tak terduga. Menggunakan tombol panggilan secara berlebihan dapat mengurangi efisiensi kerja mereka.
Maskapai penerbangan pada umumnya tidak memiliki aturan tertulis yang sangat spesifik mengenai kapan tombol panggilan boleh ditekan, namun etiket dan profesionalisme dalam pelayanan menjadi pedoman utama. Pramugari berharap penumpang dapat menggunakan akal sehat dalam menentukan prioritas kebutuhan mereka.
Sebagai alternatif, jika penumpang memiliki permintaan yang tidak mendesak, seperti meminta selimut tambahan atau air minum di luar waktu pelayanan, disarankan untuk menunggu hingga pramugari melewati lorong atau mencoba melakukan kontak mata untuk menarik perhatian mereka secara langsung.
Panduan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman penumpang mengenai peran dan tanggung jawab awak kabin, serta menciptakan pengalaman penerbangan yang lebih nyaman dan efisien bagi semua pihak.
