Friday, 28 August 2026
BREAKING
Kesehatan

GERD dan Serangan Jantung: Kenali Perbedaan Gejala untuk Penanganan Cepat

Oleh Destian August 28, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Gejala yang mirip antara penyakit asam lambung naik (GERD) dan serangan jantung seringkali menimbulkan kebingungan, bahkan berujung pada kekhawatiran akan kondisi yang lebih fatal. Padahal, kedua kondisi ini memiliki penyebab dan penanganan yang sangat berbeda. Penting bagi masyarakat untuk memahami perbedaan mendasar ini demi mendapatkan pertolongan medis yang tepat dan tepat waktu, terutama ketika menghadapi gejala yang menyerupai serangan jantung.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Dr. Vito A Damay, Sp.JP(K), FIHA, FAsCC, FAPS, FICA, mengungkapkan bahwa GERD kerap disalahartikan sebagai serangan jantung. Gejala umum GERD yang seringkali disamakan adalah rasa nyeri di dada. Namun, perbedaan signifikan dapat diamati dari karakteristik nyeri tersebut.

Menurut Dr. Vito, nyeri dada akibat GERD biasanya terasa seperti terbakar, panas, atau perih yang berasal dari ulu hati dan menjalar ke dada. “Nyeri akibat GERD biasanya akan membaik jika kita mengonsumsi obat maag atau antasida,” jelasnya. Selain itu, nyeri GERD juga seringkali dipicu oleh posisi tertentu, seperti saat berbaring atau membungkuk, dan dapat disertai rasa asam atau pahit di mulut.

Sebaliknya, serangan jantung ditandai dengan nyeri dada yang terasa seperti ditekan, diremas, atau dihimpit benda berat. “Nyeri ini biasanya menjalar ke lengan kiri, rahang, atau punggung, dan tidak membaik dengan obat maag,” tegas Dr. Vito. Gejala lain yang menyertai serangan jantung meliputi keringat dingin, sesak napas, mual, muntah, hingga pingsan.

Dr. Vito menekankan betapa krusialnya kecepatan penanganan pada kasus serangan jantung. “Jika pasien tidak cepat ditangani, sel-sel otot jantung yang mengalami kerusakan tidak akan bisa kembali normal. Ini dapat menyebabkan kerusakan permanen dan bahkan kematian,” ujarnya.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak ragu segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala yang dicurigai sebagai serangan jantung. Pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter spesialis jantung sangat diperlukan untuk memastikan diagnosis yang tepat dan memberikan penanganan yang sesuai.

Bagikan: Facebook X WhatsApp