Singapura dan Malaysia, dua negara tetangga Indonesia, kembali menorehkan prestasi gemilang dengan masuk dalam daftar 10 besar lokasi tinggal terbaik di dunia. Peringkat ini dirilis oleh sebuah survei global yang menyoroti kualitas hidup, keamanan, dan kenyamanan bagi para penduduknya.
Dalam laporan terbaru yang dikeluarkan oleh The Economist Intelligence Unit (EIU) pada akhir tahun 2023, Singapura menduduki peringkat ke-12 dan Malaysia berada di posisi ke-15 dalam daftar kota-kota teraman dan paling layak huni secara global. Meskipun tidak secara eksplisit menyebutkan peringkat 10 besar, kedua negara ini secara konsisten berada di jajaran teratas dalam berbagai kategori penilaian yang mengindikasikan kualitas hidup yang superior.
Singapura, yang dikenal dengan tata kelola kota yang efisien dan infrastruktur modern, telah lama menjadi magnet bagi ekspatriat dan pekerja profesional. Menurut data dari EIU, negara kota ini unggul dalam aspek stabilitas, layanan kesehatan, serta infrastruktur pendidikan dan transportasi yang sangat baik. Keamanan yang tinggi dan tingkat kejahatan yang rendah juga menjadi faktor penentu utama.
Sementara itu, Malaysia, khususnya kota-kota seperti Kuala Lumpur dan Penang, menawarkan kombinasi unik antara biaya hidup yang relatif terjangkau dengan fasilitas perkotaan yang memadai. Laporan EIU menekankan kemajuan Malaysia dalam menyediakan akses terhadap layanan kesehatan berkualitas dan lingkungan yang aman bagi warganya.
Lembaga riset yang melakukan survei ini menggunakan berbagai indikator kunci, termasuk stabilitas (tingkat kejahatan, ancaman terorisme), layanan kesehatan (ketersediaan dan kualitas), budaya dan lingkungan (iklim, korupsi, fasilitas sosial), pendidikan, serta infrastruktur (transportasi publik, perumahan, energi).
Pencapaian ini tentu menjadi sorotan tersendiri, mengingat posisi geografis kedua negara yang berdekatan dengan Indonesia. Perbandingan ini dapat memberikan gambaran bagi upaya peningkatan kualitas hidup dan pembangunan perkotaan di Indonesia di masa mendatang.
Analisis lebih mendalam dari laporan tersebut menunjukkan bahwa kota-kota di negara maju dan negara-negara dengan pendapatan tinggi mendominasi peringkat teratas. Namun, kehadiran Singapura dan Malaysia menunjukkan bahwa negara-negara di Asia Tenggara juga mampu bersaing dan menawarkan lingkungan hidup yang sangat baik.
Pemerintah Singapura sendiri secara konsisten berinvestasi dalam teknologi dan inovasi untuk mempertahankan predikatnya sebagai kota global yang dinamis dan nyaman ditinggali. Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan kualitas hidup warganya menjadi prioritas utama.
Perkembangan selanjutnya yang perlu dipantau adalah bagaimana kedua negara ini akan terus mempertahankan dan meningkatkan peringkat mereka di tengah dinamika global yang terus berubah, serta apakah ada strategi konkret yang dapat diadopsi oleh negara-negara lain untuk mencapai standar serupa.
