Tuesday, 4 August 2026
BREAKING
Lifestyle

Malaysia Pimpin Peringkat Pariwisata ASEAN, Thailand Kedua, Bagaimana Posisi Indonesia?

Oleh Destian August 4, 2026 55 minutes lalu 0 komentar

Malaysia dinobatkan sebagai juara pariwisata di kawasan ASEAN, diikuti oleh Thailand di posisi kedua. Peringkat ini memicu pertanyaan mengenai posisi Indonesia dalam peta pariwisata regional, mengingat potensi besar yang dimiliki.

Penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian berbagai indikator pariwisata yang mencakup jumlah kedatangan wisatawan internasional, pendapatan pariwisata, serta inovasi dan keberlanjutan dalam pengembangan sektor ini. Malaysia berhasil mengungguli negara-negara tetangganya berkat strategi promosi yang efektif dan diversifikasi destinasi.

Menurut laporan yang dirilis oleh Asosiasi Pariwisata ASEAN (ASEAN Tourism Association – ATA) pada akhir tahun lalu, Malaysia mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah wisatawan mancanegara pada periode kuartal ketiga 2023. Angka ini didukung oleh kampanye pariwisata bertajuk “Visit Malaysia 2024” yang telah diluncurkan lebih awal.

Thailand, yang secara tradisional menjadi primadona pariwisata di ASEAN, menempati posisi kedua. Meskipun demikian, Thailand terus berinovasi dengan mengembangkan destinasi baru dan memperkuat promosi wisata berkelanjutan. Data dari Kementerian Pariwisata dan Olahraga Thailand menunjukkan pemulihan yang solid pasca-pandemi.

Sementara itu, posisi Indonesia dalam peringkat pariwisata ASEAN masih menjadi sorotan. Belum ada data resmi yang dipublikasikan secara spesifik mengenai peringkat pariwisata Indonesia dalam kategori yang sama dengan Malaysia dan Thailand oleh ATA. Namun, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI terus berupaya meningkatkan daya saing pariwisata nasional melalui berbagai program promosi dan pengembangan destinasi.

Pihak Kemenparekraf RI, melalui pernyataan yang disampaikan oleh Menteri Sandiaga Uno beberapa waktu lalu, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat untuk mendongkrak sektor pariwisata Indonesia. Fokus saat ini adalah pada pengembangan destinasi prioritas dan peningkatan kualitas layanan pariwisata.

Analisis lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang berkontribusi pada keberhasilan Malaysia dan Thailand diharapkan dapat memberikan pembelajaran bagi Indonesia. Peningkatan infrastruktur, promosi digital yang masif, serta kemudahan akses bagi wisatawan asing menjadi beberapa kunci utama yang patut diperhatikan.

Meskipun peringkat spesifik Indonesia belum diumumkan dalam konteks ini, upaya berkelanjutan untuk mempromosikan keindahan alam, kekayaan budaya, dan kuliner khas Indonesia terus dilakukan. Pertemuan tingkat menteri pariwisata ASEAN yang dijadwalkan pada kuartal pertama tahun depan diprediksi akan membahas lebih mendalam mengenai strategi bersama untuk memperkuat posisi pariwisata ASEAN di kancah global.

Bagikan: Facebook X WhatsApp