Sunday, 2 August 2026
BREAKING
Teknologi

Skandal Penghancuran Buku Langka Demi Latihan AI Picu Kontroversi

Oleh Achmad August 2, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sebuah praktik kontroversial yang melibatkan perusahaan kecerdasan buatan (AI) dalam membeli dan menghancurkan ribuan buku langka untuk melatih model AI mereka kini terungkap ke publik. Bisnis seperti ISBNdb dilaporkan memainkan peran sentral dalam fasilitasi praktik ini, dengan mengakuisisi koleksi buku yang kemudian dihancurkan untuk dijadikan data latihan.

Informasi ini menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan pemerhati budaya dan sejarah, mengingat nilai intrinsik serta kelangkaan dari buku-buku yang menjadi korban. Proses penghancuran ini dilakukan untuk mengekstraksi teks dari buku-buku tersebut, yang kemudian digunakan untuk melatih algoritma AI agar mampu memahami dan menghasilkan konten berbasis teks.

Menurut laporan, perusahaan-perusahaan AI secara aktif bekerja sama dengan entitas seperti ISBNdb untuk mengumpulkan materi bacaan dalam jumlah besar. ISBNdb, yang dikenal sebagai penyedia data metadata buku, diduga memfasilitasi akuisisi ribuan, bahkan jutaan, buku. Setelah diperoleh, buku-buku tersebut tidak disimpan atau dilestarikan, melainkan dihancurkan untuk keperluan digitalisasi dan pelatihan model AI.

Kekhawatiran meluas karena buku-buku langka seringkali memiliki nilai sejarah, artistik, dan ilmiah yang tak ternilai. Penghancuran koleksi semacam itu berarti hilangnya sumber daya informasi yang unik dan mungkin tidak dapat direplikasi. Para kritikus berpendapat bahwa praktik ini merupakan bentuk perusakan warisan budaya demi kemajuan teknologi semata, tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjangnya.

Meskipun tujuan utama dari pelatihan model AI adalah untuk mendorong inovasi dan kemajuan teknologi, metode yang digunakan dalam kasus ini menuai kritik tajam. Pertanyaan etis mengenai kelestarian artefak budaya dan keseimbangan antara pengembangan AI dengan pelestarian sejarah kini menjadi sorotan. Belum ada pernyataan resmi dari perusahaan AI yang terlibat atau dari ISBNdb mengenai tuduhan ini.

Bagikan: Facebook X WhatsApp