Monday, 7 September 2026
BREAKING
Lifestyle

Waspada Abu Vulkanik Mengintai, Ini Langkah Aman Melindungi Mata Anda

Oleh Destian September 7, 2026 53 minutes lalu 0 komentar

Fenomena erupsi gunung berapi kerap kali disertai dengan jatuhan abu vulkanik yang dapat membahayakan kesehatan, terutama mata. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan berbagai lembaga kesehatan mengingatkan masyarakat untuk waspada dan melakukan langkah-langkah pencegahan guna melindungi organ penglihatan dari iritasi hingga cedera serius.

Abu vulkanik yang terbawa angin dapat beterbangan hingga jarak ratusan kilometer dari lokasi erupsi. Partikel-partikel halus yang tajam ini, jika masuk ke mata, dapat menyebabkan rasa perih, kemerahan, penglihatan kabur, bahkan luka pada kornea. Oleh karena itu, kesiapan dalam menghadapi potensi bencana ini sangatlah krusial bagi warga yang berada di sekitar zona rawan.

Menyikapi potensi ancaman abu vulkanik, BNPB merekomendasikan setidaknya enam langkah utama untuk melindungi mata. Langkah pertama dan terpenting adalah menggunakan pelindung mata. Kacamata pelindung atau goggle menjadi pilihan terbaik karena mampu menutup area mata secara keseluruhan, mencegah abu masuk dari berbagai sisi.

Jika kacamata pelindung tidak tersedia, kacamata biasa yang tertutup rapat di bagian samping juga dapat memberikan perlindungan. Penggunaan lensa kontak sangat tidak disarankan saat terjadi hujan abu vulkanik. Partikel abu yang terperangkap di bawah lensa kontak dapat menyebabkan gesekan dan iritasi parah pada kornea.

Langkah selanjutnya adalah menghindari mengucek mata. Meskipun terasa gatal atau perih, mengucek mata hanya akan memperparah iritasi dan berpotensi menimbulkan luka. Sebaiknya, segera bilas mata dengan air bersih yang mengalir atau larutan pencuci mata steril jika tersedia.

Mencuci tangan sebelum menyentuh area wajah, termasuk mata, juga merupakan tindakan pencegahan yang esensial. Tangan yang terkontaminasi abu vulkanik dapat memindahkan partikel berbahaya ke mata saat bersentuhan. Selain itu, menjaga kebersihan lingkungan sekitar, seperti membersihkan rumah dari timbunan abu, juga berkontribusi mengurangi paparan.

Dalam situasi darurat atau jika gejala iritasi mata tidak membaik, segera cari pertolongan medis. Dokter spesialis mata atau petugas kesehatan akan memberikan penanganan yang tepat sesuai tingkat keparahan kondisi mata. Informasi terkini mengenai status aktivitas gunung berapi dan peringatan dini dapat diakses melalui situs resmi BMKG dan BNPB.

Pemerintah daerah di wilayah terdampak erupsi secara rutin memberikan imbauan dan mendistribusikan bantuan logistik, termasuk masker dan pelindung mata. Warga diimbau untuk selalu mengikuti arahan dari petugas penanggulangan bencana dan tidak panik dalam menghadapi situasi ini.

Bagikan: Facebook X WhatsApp