Ribuan koin logam ditemukan berserakan di situs warisan dunia UNESCO, Skellig Michael, lepas pantai County Kerry, Irlandia. Penemuan ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kelestarian situs bersejarah tersebut, yang terkenal dengan biara abad pertengahan yang terpencil.
Pihak berwenang setempat, melalui Departemen Lingkungan, Budaya, dan Warisan Irlandia, telah menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut. Koin-koin tersebut tersebar di berbagai area situs, termasuk di dekat struktur biara kuno.
Situs Skellig Michael, yang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1996, merupakan rumah bagi koloni burung laut yang signifikan dan juga tempat bersejarah yang penting bagi Irlandia. Biara yang didirikan oleh para biarawan pada abad ke-6 Masehi ini menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung, meskipun aksesnya sangat terbatas karena lokasinya yang terpencil dan kondisi cuaca yang seringkali menantang.
Menurut laporan dari Irish Times, insiden ini diduga terjadi pada akhir pekan tanggal 19-20 Agustus 2023, ketika pengunjung terakhir meninggalkan pulau tersebut. Belum ada pihak yang secara resmi mengaku bertanggung jawab atas tindakan tersebut, namun diduga kuat dilakukan oleh pengunjung yang tidak bertanggung jawab.
Pihak National Monuments Service, yang bertanggung jawab atas pemeliharaan situs-situs bersejarah di Irlandia, telah mengerahkan tim untuk membersihkan koin-koin tersebut. Proses pembersihan ini diperkirakan memakan waktu dan sumber daya, mengingat lokasi situs yang sulit dijangkau.
Seorang juru bicara dari The Heritage Council, badan nasional yang bertugas melindungi warisan budaya Irlandia, menekankan pentingnya menjaga integritas situs warisan dunia. Ia menyatakan bahwa tindakan seperti ini tidak hanya merusak keindahan situs, tetapi juga berpotensi membahayakan ekosistem di sekitarnya.
Skellig Michael sendiri merupakan situs yang sangat sensitif. Pengunjung ke pulau ini dibatasi setiap harinya untuk meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan struktur bersejarah. Pihak berwenang terus mengimbau pengunjung untuk menghormati situs-situs warisan dan tidak melakukan tindakan yang dapat merusak atau mencemarinya.
Saat ini, investigasi masih berlangsung untuk mengidentifikasi pelaku. Pihak berwenang berencana untuk meninjau kembali protokol keamanan dan pengawasan di situs tersebut untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang. Pihak pengelola situs juga akan terus memantau kondisi Skellig Michael pasca-pembersihan.
