Friday, 11 September 2026
BREAKING
Kesehatan

Rahasia Warga Jepang Jaga Fokus Otak: 6 Makanan Antiinflamasi Pilihan

Oleh Destian September 11, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Peradangan kronis dalam tubuh dapat menjadi biang keladi berbagai keluhan kesehatan, termasuk rasa lemas yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Menyadari hal ini, ahli gizi terkemuka asal Jepang, Michiko Tomioka, membagikan enam pilihan makanan antiinflamasi yang menjadi andalan masyarakat Jepang. Makanan-makanan ini tidak hanya berkhasiat meredakan peradangan, tetapi juga terbukti mampu meningkatkan kejernihan dan fokus otak.

Michiko Tomioka menjelaskan bahwa pola makan memainkan peran krusial dalam menjaga keseimbangan tubuh dan mencegah peradangan. “Peradangan adalah respons alami tubuh, namun jika berlangsung kronis, dapat menimbulkan masalah kesehatan serius,” ujar Tomioka. Ia menekankan pentingnya memilih bahan pangan yang kaya akan senyawa antioksidan dan antiinflamasi untuk melawan dampak negatif peradangan.

Dalam daftar rekomendasinya, Tomioka menyoroti beberapa makanan yang umum ditemukan dalam hidangan Jepang. Pertama adalah ikan berlemak seperti salmon, makarel, dan sarden. Ikan-ikan ini kaya akan asam lemak omega-3, yang dikenal memiliki sifat antiinflamasi kuat dan baik untuk kesehatan otak.

Selanjutnya adalah rumput laut, yang merupakan bahan pokok dalam masakan Jepang. Rumput laut, seperti kombu dan nori, mengandung berbagai mineral, vitamin, dan senyawa antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan.

Tomioka juga merekomendasikan jamur, khususnya shiitake dan maitake. Jamur ini tidak hanya lezat, tetapi juga mengandung senyawa bioaktif yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan melawan peradangan.

Teh hijau, minuman favorit warga Jepang, juga masuk dalam daftar makanan antiinflamasi. Kandungan polifenol, terutama epigallocatechin gallate (EGCG), dalam teh hijau memiliki efek antioksidan dan antiinflamasi yang signifikan.

Makanan fermentasi seperti miso dan natto juga tak luput dari perhatian Tomioka. Proses fermentasi menghasilkan probiotik yang baik untuk kesehatan usus, yang secara tidak langsung dapat membantu mengurangi peradangan di seluruh tubuh.

Terakhir, sayuran hijau tua seperti bayam dan brokoli menjadi penutup daftar makanan antiinflamasi pilihan Tomioka. Sayuran ini kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang berperan penting dalam menjaga kesehatan sel dan mencegah kerusakan akibat peradangan.

Dengan mengintegrasikan keenam jenis makanan ini ke dalam pola makan sehari-hari, masyarakat Jepang berupaya menjaga kesehatan tubuh dari dalam, meredakan peradangan, dan pada akhirnya, meningkatkan fungsi kognitif serta fokus otak mereka.

Bagikan: Facebook X WhatsApp