Monday, 17 August 2026
BREAKING
Kesehatan

Psikolog Ungkap Olahraga Solusi Ampuh Atasi Sifat Mudah Baper

Oleh Destian August 17, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Sifat mudah baper atau terlalu sensitif terhadap perkataan dan tindakan orang lain dapat mengganggu hubungan sosial. Menurut psikolog, kurangnya aktivitas fisik, khususnya olahraga, bisa menjadi salah satu faktor penyebabnya. Olahraga teratur berpotensi memperbaiki keseimbangan hormon yang berpengaruh pada kestabilan emosi.

Fenomena mudah baper kerap dikaitkan dengan berbagai faktor, salah satunya adalah gaya hidup yang kurang aktif. Psikolog menyarankan agar individu yang cenderung mudah tersinggung atau cemas berlebihan dapat mencoba rutin berolahraga. Aktivitas fisik ini dipercaya dapat memberikan dampak positif pada fungsi otak dan keseimbangan hormon dalam tubuh.

Menurut Dr. Nirmala, M.Psi., Psikolog, kurangnya aktivitas fisik dapat memicu ketidakseimbangan hormon, yang kemudian memengaruhi suasana hati. “Ketika seseorang jarang bergerak atau berolahraga, tubuh cenderung memproduksi hormon stres seperti kortisol secara berlebihan. Hormon ini dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap perasaan negatif dan mudah cemas,” jelas Dr. Nirmala.

Olahraga, lanjut Dr. Nirmala, dapat merangsang pelepasan hormon endorfin, yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan. Endorfin berperan sebagai pereda nyeri alami dan peningkat suasana hati. Selain itu, aktivitas fisik juga membantu mengatur kadar hormon lain yang berkaitan dengan stres dan kecemasan, seperti serotonin dan dopamin.

“Dengan berolahraga secara teratur, tubuh akan lebih mampu mengelola stres dan merespons situasi dengan lebih tenang. Ini bukan berarti sifat baper akan hilang seketika, namun kemampuan untuk mengendalikan reaksi emosional akan meningkat seiring waktu,” tambah Dr. Nirmala. Ia menyarankan agar masyarakat, terutama yang merasa seringkali bereaksi berlebihan, untuk mulai menyisihkan waktu minimal 30 menit setiap hari untuk berolahraga.

Jenis olahraga yang dipilih pun tidak perlu yang memberatkan. Jalan santai, bersepeda, berenang, atau bahkan yoga dapat memberikan manfaat yang sama. Kuncinya adalah konsistensi dalam melakukannya. Dengan menerapkan gaya hidup yang lebih aktif, diharapkan individu dapat memiliki kestabilan emosi yang lebih baik dan hubungan sosial yang lebih harmonis.

Bagikan: Facebook X WhatsApp