Friday, 14 August 2026
BREAKING
Teknologi

Phoebe Gates Diduga Lakukan Praktik ‘Cookie Stuffing’ di Startup Phia

Oleh Achmad August 14, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Phoebe Gates, putri bungsu Bill Gates yang berusia 23 tahun, kini tengah menghadapi tuduhan serius terkait praktik bisnis di startup-nya yang bernilai miliaran dolar, Phia. Ia diduga terlibat dalam ‘cookie stuffing’, sebuah metode yang berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum berat, termasuk ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara.

Praktik ‘cookie stuffing’ sendiri merujuk pada penanaman ‘cookie’ tanpa persetujuan pengguna di perangkat mereka. Hal ini seringkali dilakukan untuk melacak aktivitas online pengguna atau mengklaim komisi dari penjualan yang tidak mereka lakukan. Jika terbukti bersalah, Phoebe Gates dan perusahaannya bisa menghadapi sanksi hukum yang signifikan.

Meskipun Phia merupakan startup yang didirikan oleh Phoebe Gates dengan dukungan finansial yang besar, tuduhan praktik ‘cookie stuffing’ ini menimbulkan pertanyaan mengenai etika bisnis dan kepatuhan terhadap regulasi di industri teknologi. Nilai miliaran dolar yang disematkan pada Phia semakin menambah sorotan publik dan media terhadap kasus ini.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Phoebe Gates atau perwakilan Phia terkait tuduhan tersebut. Namun, implikasi hukum yang mungkin timbul, terutama ancaman hukuman penjara, menjadikan kasus ini sangat krusial bagi masa depan pendiri muda tersebut dan perusahaannya. Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya integritas dan transparansi dalam menjalankan bisnis di era digital.

Bagikan: Facebook X WhatsApp