Tren melakukan tambal gigi mandiri menggunakan bahan-bahan yang dibeli secara online tengah menjadi sorotan. Fenomena yang dikenal sebagai ‘tambal gigi online’ ini menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan profesional kedokteran gigi, mendorong Perhimpunan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) untuk angkat bicara dan memberikan peringatan.
Dr. Usman Sumantri, Ketua PDGI, dalam keterangan resminya pada Rabu (22/5/2024), menyatakan keprihatinan mendalam terhadap praktik berbahaya ini. Beliau menekankan bahwa prosedur tambal gigi membutuhkan pengetahuan medis, keahlian teknis, serta penggunaan bahan dan alat yang steril dan sesuai standar. Mengambil langkah tambal gigi sendiri tanpa pengawasan profesional dapat berujung pada komplikasi serius.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, banyak individu yang tergiur dengan kemudahan dan biaya yang relatif murah dari produk tambal gigi DIY yang beredar di platform e-commerce. Produk-produk ini seringkali diklaim dapat mengatasi gigi berlubang atau patah secara instan. Namun, PDGI menegaskan bahwa klaim tersebut menyesatkan dan berpotensi membahayakan kesehatan gigi dan mulut.
Bahaya utama dari praktik ini, menurut Dr. Usman, adalah risiko infeksi sekunder akibat penggunaan bahan yang tidak steril atau tidak cocok. Selain itu, penempatan bahan tambal yang tidak tepat dapat menyebabkan iritasi pada gusi, kerusakan saraf gigi, bahkan masalah pada sendi rahang. Penggunaan bahan yang tidak sesuai standar kedokteran gigi juga dapat memperparah kondisi gigi yang berlubang, bukan memperbaikinya.
PDGI mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh tren ‘tambal gigi online’ dan selalu mengutamakan kesehatan gigi dengan berkonsultasi kepada dokter gigi profesional. Perhimpunan ini juga mendorong platform e-commerce untuk lebih selektif dalam memverifikasi produk yang dijual, terutama yang berkaitan dengan kesehatan, guna mencegah penyebaran praktik yang membahayakan.
Sebagai solusi, PDGI menyarankan agar setiap permasalahan gigi, sekecil apapun, segera ditangani oleh dokter gigi di fasilitas kesehatan terdekat. Pengobatan yang tepat dan profesional adalah kunci untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut jangka panjang, serta mencegah timbulnya masalah yang lebih kompleks di kemudian hari.
