Wednesday, 9 September 2026
BREAKING
Ekonomi

Mulai 2025: Warga Indonesia Usia 17 Tahun Akan Otomatis Miliki Rekening Bank, Ini Skema Pemberiannya

Oleh Ishak September 9, 2026 50 minutes lalu 0 komentar

Pemerintah Indonesia berencana menerapkan skema baru yang signifikan dalam inklusi keuangan. Mulai tahun 2025, setiap warga negara Indonesia yang mencapai usia 17 tahun akan secara otomatis terdaftar memiliki rekening bank. Kebijakan ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal dan mendorong literasi finansial sejak dini.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mencapai target inklusi keuangan sebesar 90% pada tahun 2024, yang sebelumnya telah diperluas hingga 2025. Dengan adanya rekening bank otomatis, diharapkan seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda, dapat mulai merasakan manfaat dari produk dan layanan perbankan.

Skema pemberian rekening bank secara otomatis ini akan melibatkan integrasi data kependudukan dengan sistem perbankan. Data dari Kartu Identitas Anak (KIA) atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang diterbitkan saat usia 17 tahun akan menjadi dasar untuk pembukaan rekening. Proses ini diperkirakan akan dilakukan secara terpusat untuk efisiensi dan kemudahan.

Meskipun detail teknis mengenai bank mana yang akan ditunjuk untuk program ini belum sepenuhnya diumumkan, namun diperkirakan akan melibatkan bank-bank BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang memiliki jangkauan luas di seluruh Indonesia. Bank-bank ini diharapkan dapat menyediakan produk yang sederhana dan mudah diakses oleh nasabah baru.

Tujuan utama dari program ini adalah untuk membiasakan generasi muda dalam mengelola keuangan sejak dini. Dengan memiliki rekening, mereka dapat mulai menabung, menerima gaji atau beasiswa, serta melakukan transaksi keuangan dasar. Hal ini juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada transaksi tunai dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan.

Pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) terus mendorong berbagai program untuk meningkatkan inklusi keuangan. Salah satu fokusnya adalah pada segmen milenial dan Gen Z, yang merupakan kelompok usia yang akan menjadi penerima utama dari kebijakan rekening bank otomatis ini.

Selain kemudahan akses, pemerintah juga berencana untuk menyertakan edukasi literasi keuangan sebagai bagian integral dari program ini. Harapannya, kepemilikan rekening bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga diikuti dengan pemahaman yang baik tentang cara mengelola dana, pentingnya investasi, dan risiko-risiko keuangan.

Pemberian rekening bank otomatis ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem keuangan yang lebih kuat dan inklusif di Indonesia. Keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat dalam mengoptimalkan manfaatnya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp