Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan arahan tegas kepada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) untuk memperluas kepemilikan rekening bagi seluruh masyarakat Indonesia. Menindaklanjuti instruksi tersebut, kedua bank BUMN ini menyatakan kesiapannya untuk mengimplementasikan program perluasan rekening secara massal guna meningkatkan inklusi keuangan di tanah air.
Arahan Presiden Jokowi ini disampaikan dalam rangka mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan, terutama bagi kelompok masyarakat yang belum memiliki akses perbankan. Dengan kepemilikan rekening yang lebih luas, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah bertransaksi, menabung, mengakses produk keuangan, hingga mendapatkan pembiayaan.
Direktur Utama BRI, Sunarso, menegaskan komitmen perseroan untuk menjalankan mandat dari Presiden. BRI, sebagai bank yang memiliki jaringan terluas hingga ke pelosok desa, dinilai memiliki kapasitas besar untuk menjangkau masyarakat yang belum terlayani. “BRI siap melaksanakan titah Bapak Presiden. Kami akan terus berupaya agar seluruh masyarakat Indonesia memiliki rekening bank,” ujar Sunarso.
Senada dengan BRI, Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, juga menyatakan kesiapan BSI untuk berkolaborasi dalam upaya perluasan rekening massal. BSI, sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, akan fokus pada perluasan akses bagi segmen masyarakat yang membutuhkan produk keuangan berbasis syariah. “Kami berkomitmen untuk menghadirkan solusi perbankan syariah yang inklusif dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Hery.
Program perluasan rekening massal ini diperkirakan akan menyasar berbagai segmen, termasuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), petani, nelayan, hingga masyarakat di daerah terpencil. Peluncuran produk tabungan dengan biaya administrasi ringan dan persyaratan yang lebih sederhana menjadi salah satu strategi yang akan digencarkan.
Selain itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga keuangan mikro, dan komunitas lokal juga menjadi kunci keberhasilan program ini. Edukasi mengenai pentingnya menabung dan manfaat memiliki rekening bank akan terus ditingkatkan untuk mendorong partisipasi masyarakat.
Perluasan akses rekening ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam mempercepat transformasi ekonomi digital di Indonesia. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang terhubung dengan sistem keuangan formal, diharapkan dapat tercipta ekosistem ekonomi yang lebih kuat dan berdaya saing.
Pemerintah terus mendorong inovasi dan sinergi antarlembaga keuangan untuk mewujudkan target inklusi keuangan nasional. Keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur, kemudahan akses, serta program edukasi yang berkelanjutan.
