Tuesday, 18 August 2026
BREAKING
Kesehatan

Konsumsi Makanan Instan Harian untuk Diet Berisiko Gangguan Ginjal

Oleh Destian August 18, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Mengonsumsi makanan instan setiap hari, meskipun bertujuan untuk diet dan memangkas berat badan, dapat menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan ginjal. Para dokter memberikan peringatan keras mengenai praktik ini, mengingat gaya hidup yang serba cepat seringkali mendorong pilihan makanan praktis tersebut.

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal hipertensi, dr. Tunggul D. Situmorang, Sp.PD-KGH, mengingatkan bahwa makanan instan umumnya tinggi natrium. “Makanan instan itu tinggi natriumnya. Natrium itu kan fungsinya menahan air di dalam tubuh,” jelas dr. Tunggul dalam sebuah webinar yang diselenggarakan oleh Alodokter pada tanggal 8 November 2023.

Kandungan natrium yang berlebihan dalam makanan instan dapat menyebabkan penumpukan cairan dalam tubuh. Hal ini secara langsung membebani kerja ginjal. Ginjal bertugas menyaring darah dan membuang kelebihan cairan serta limbah dari tubuh. Jika terus-menerus dibanjiri dengan natrium, ginjal akan bekerja lebih keras untuk mengeluarkan kelebihan garam dan air tersebut. Seiring waktu, beban kerja yang berlebihan ini dapat merusak fungsi ginjal.

Selain natrium, makanan instan seringkali juga kaya akan fosfat. Fosfat adalah mineral lain yang jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, dapat menimbulkan masalah kesehatan. “Ada juga fosfatnya, yang kalau kebanyakan juga tidak baik,” tambah dr. Tunggul.

Asupan fosfat yang tinggi, terutama dari sumber buatan seperti yang banyak ditemukan dalam makanan olahan dan instan, dapat mengganggu keseimbangan kalsium dan fosfat dalam tubuh. Gangguan keseimbangan ini dapat menyebabkan berbagai masalah, termasuk pengerasan pembuluh darah dan kerusakan ginjal itu sendiri. Ginjal yang sehat mampu mengatur kadar fosfat dalam darah, namun paparan fosfat berlebih secara kronis dapat melebihi kapasitas regulasi ginjal.

Oleh karena itu, para ahli kesehatan menekankan pentingnya memilih asupan makanan yang lebih sehat dan alami, terutama bagi individu yang sedang menjalani program penurunan berat badan atau memiliki riwayat penyakit ginjal. Meskipun makanan instan menawarkan kepraktisan, risiko jangka panjang terhadap kesehatan organ vital seperti ginjal jauh lebih besar daripada manfaat sesaatnya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp