Friday, 4 September 2026
BREAKING
Lifestyle

Kawah Ijen Ditutup Sementara Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan

Oleh Destian September 4, 2026 42 minutes lalu 0 komentar

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur mengumumkan penutupan sementara kawasan wisata Kawah Ijen, Banyuwangi, mulai hari ini, Jumat (23/6/2023), menyusul maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar area tersebut. Keputusan ini diambil demi mengutamakan keselamatan pengunjung dan mencegah potensi bahaya yang ditimbulkan oleh asap pekat dan api.

Penutupan ini berlaku untuk seluruh aktivitas wisata, termasuk pendakian menuju kawah yang terkenal dengan fenomena blue fire-nya. Kepala BKSDA Jawa Timur, Nur Patria, dalam keterangannya menyatakan bahwa penutupan bersifat sementara waktu dan akan dievaluasi secara berkala berdasarkan perkembangan situasi karhutla.

Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Ijen dilaporkan meluas sejak beberapa hari terakhir. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi mencatat bahwa titik api mulai terpantau di beberapa sektor lereng gunung sejak awal pekan ini. Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, serta relawan telah dikerahkan untuk memadamkan api, namun terkendala oleh kondisi medan yang terjal dan hembusan angin yang cukup kencang.

Asap tebal akibat karhutla mulai menyelimuti area sekitar kawah, mengurangi jarak pandang dan berpotensi mengganggu pernapasan. Pihak pengelola wisata Kawah Ijen, melalui akun media sosial resminya, mengimbau para calon pengunjung untuk membatalkan atau menunda rencana kedatangan mereka demi keselamatan bersama. Informasi mengenai pembukaan kembali destinasi wisata alam ini akan diumumkan lebih lanjut.

Sebelumnya, wisatawan yang sudah terlanjur berada di sekitar kawasan juga diminta untuk berhati-hati dan mengikuti arahan petugas. Penutupan ini merupakan langkah antisipatif untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan, mengingat Kawah Ijen merupakan salah satu destinasi wisata alam unggulan di Jawa Timur yang kerap ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Situasi karhutla di sejumlah wilayah Jawa Timur memang tengah menjadi perhatian serius. BMKG memprediksi bahwa sebagian besar wilayah Jawa Timur memasuki puncak musim kemarau pada bulan Agustus, yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Pihak berwenang terus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membakar sampah sembarangan atau membuka lahan dengan cara membakar.

Pihak BKSDA Jawa Timur berjanji akan terus memantau perkembangan situasi karhutla di kawasan Gunung Ijen. Evaluasi penutupan akan dilakukan secara berkala, dan keputusan untuk membuka kembali Kawah Ijen akan sangat bergantung pada kondisi keselamatan dan keberhasilan petugas dalam memadamkan seluruh titik api.

Bagikan: Facebook X WhatsApp