Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) di Tangerang, Banten, kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Kali ini, bandara tersibuk di Indonesia tersebut berhasil menduduki peringkat keenam dalam daftar bandara dengan pilihan kuliner terbaik di dunia. Penghargaan ini menyoroti kualitas dan keragaman pilihan makanan yang ditawarkan di Soetta, menjadikannya destinasi kuliner yang menarik bagi para pelancong.
Penilaian ini dilakukan oleh sebuah survei yang melibatkan ribuan responden dari berbagai negara. Berdasarkan hasil survei yang dirilis oleh perusahaan riset pasar global, Euromonitor International, melalui publikasi dari berbagai media, Soetta berhasil mengungguli banyak bandara besar lainnya di dunia dalam hal apresiasi terhadap ragam kuliner yang disajikan.
Menurut data yang dihimpun, peringkat ini merupakan hasil evaluasi komprehensif terhadap berbagai aspek, termasuk variasi jenis makanan, kualitas bahan baku, harga yang ditawarkan, hingga keunikan cita rasa lokal yang dihadirkan. Keberadaan berbagai tenant makanan, mulai dari UMKM lokal hingga restoran ternama, menjadi salah satu faktor kunci dalam penilaian ini.
Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin, menyambut baik pencapaian ini. Ia menyatakan bahwa penghargaan ini menjadi bukti komitmen Angkasa Pura II dalam terus meningkatkan layanan dan pengalaman penumpang di Soetta. “Kami bangga Soetta diakui sebagai salah satu bandara dengan pilihan kuliner terbaik dunia. Ini adalah hasil kerja keras kami dalam menghadirkan ragam kuliner Nusantara maupun internasional yang berkualitas bagi seluruh pengguna jasa,” ujar Awaluddin dalam keterangan resminya yang dikutip oleh beberapa media nasional.
Pihak pengelola bandara telah berupaya untuk menyediakan pilihan kuliner yang tidak hanya lezat tetapi juga merepresentasikan kekayaan kuliner Indonesia. Berbagai booth makanan menyajikan hidangan khas daerah seperti nasi goreng, sate, rendang, hingga jajanan tradisional, berdampingan dengan gerai makanan cepat saji internasional dan kafe modern.
Sebelumnya, berbagai media internasional seperti CNN Travel dan The Points Guy juga pernah menyoroti kualitas kuliner di bandara-bandara dunia. Dalam daftar tersebut, bandara-bandara lain yang kerap masuk dalam jajaran teratas biasanya berasal dari Asia dan Eropa, yang dikenal memiliki standar pelayanan tinggi dalam industri penerbangan.
Dengan peringkat keenam ini, Soetta diharapkan dapat semakin menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Indonesia dan menjadikan pengalaman di bandara sebagai bagian tak terpisahkan dari perjalanan mereka. Upaya peningkatan fasilitas dan ragam kuliner akan terus dilakukan untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan posisi Soetta di masa mendatang.
Ke depan, Angkasa Pura II berencana untuk terus mengeksplorasi potensi kuliner lokal lainnya dan menjalin kerjasama dengan lebih banyak pelaku usaha kuliner untuk memperkaya pilihan yang ada di Soetta. Evaluasi berkala terhadap kepuasan penumpang terkait layanan kuliner juga akan terus dilakukan sebagai dasar perbaikan.
