Thursday, 13 August 2026
BREAKING
Kesehatan

Jejak Pelayanan Kesehatan Berkualitas: Orang Kaya Indonesia Lebih Memilih Berobat ke Luar Negeri

Oleh Destian August 13, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Sebuah survei terkini mengungkap tren menarik di kalangan masyarakat kelas atas Indonesia terkait pilihan layanan kesehatan. Konten yang sempat viral mengenai pengalaman berobat di Penang, Malaysia, rupanya bukan sekadar cerita viral biasa, melainkan mencerminkan tingginya minat masyarakat ‘have’ untuk mencari pengobatan di luar negeri.

Temuan ini semakin diperkuat dengan data survei yang menunjukkan bahwa mayoritas responden dari kalangan berpenghasilan tinggi cenderung memilih berobat ke luar negeri. Penang menjadi salah satu destinasi favorit, membuktikan daya tarik kualitas dan fasilitas medis di sana.

Dalam survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada periode 1-7 Mei 2024, tercatat sebanyak 58,8% responden dari kelompok ‘have’ menyatakan lebih memilih berobat ke luar negeri. Angka ini signifikan jika dibandingkan dengan kelompok masyarakat lain.

Angka tersebut didominasi oleh pilihan berobat ke Penang, Malaysia. Sebanyak 30,2% dari responden ‘have’ secara spesifik menyebut Penang sebagai tujuan utama mereka untuk mendapatkan perawatan medis. Ini menunjukkan bahwa Penang telah memantapkan posisinya sebagai hub kesehatan internasional bagi masyarakat kelas atas Indonesia.

Selain Penang, Singapura juga menjadi destinasi populer, dipilih oleh 19,2% responden. Sementara itu, negara lain seperti Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat masing-masing dipilih oleh 2,3%, 1,5%, dan 1,1% responden. Pilihan yang beragam ini mengindikasikan bahwa masyarakat ‘have’ Indonesia memiliki wawasan luas dan akses informasi yang baik mengenai opsi pengobatan global.

Menariknya, data LSI juga mencatat bahwa 31,4% responden dari kalangan ‘have’ memilih berobat di dalam negeri. Meskipun demikian, angka ini masih kalah jika dibandingkan dengan minat mereka untuk berobat ke luar negeri.

Survei ini melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Margin of error survei ini adalah ±2,83% pada tingkat kepercayaan 95%. Metode pengambilan sampel menggunakan metode *multistage random sampling*.

Temuan ini memberikan gambaran yang jelas mengenai preferensi masyarakat kelas atas dalam memilih layanan kesehatan, yang tampaknya sangat dipengaruhi oleh persepsi kualitas, fasilitas, dan teknologi medis yang ditawarkan di luar negeri.

Bagikan: Facebook X WhatsApp