Sunday, 9 August 2026
BREAKING
Ekonomi

Jasa Raharja Putera Perkuat Mitigasi Risiko Maritim Sektor Wisata Jelang Indonesia Yacht Festival 2026

Oleh Ishak August 9, 2026 49 minutes lalu 0 komentar

PT Jasa Raharja Putera mengintensifkan upaya penguatan pengelolaan risiko maritim di sektor pariwisata, khususnya dalam menghadapi momentum Indonesia Yacht Festival (IYF) 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pelaku industri serta wisatawan yang terlibat dalam kegiatan maritim yang semakin berkembang.

Indonesia Yacht Festival (IYF) 2026 diproyeksikan menjadi ajang penting yang akan menarik ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara, serta pelaku industri kapal pesiar dan maritim. Kehadiran festival ini diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional, namun juga memunculkan potensi risiko yang perlu dikelola secara efektif, terutama yang berkaitan dengan aktivitas di laut.

Direktur Utama Jasa Raharja Putera, Budi Rahmat, dalam keterangannya menegaskan komitmen perusahaan untuk menjadi mitra strategis dalam mitigasi risiko maritim. “Kami menyadari bahwa sektor pariwisata bahari memiliki potensi besar, namun juga rentan terhadap berbagai risiko. Melalui penguatan pengelolaan risiko ini, kami ingin menciptakan ekosistem pariwisata maritim yang aman dan terpercaya,” ujar Budi Rahmat.

Pengelolaan risiko maritim yang dimaksud mencakup berbagai aspek, mulai dari keselamatan pelayaran, penanganan kecelakaan laut, hingga perlindungan terhadap aset dan penumpang. Jasa Raharja Putera berupaya menyinergikan berbagai elemen, termasuk regulasi, teknologi, serta sumber daya manusia, untuk menciptakan sistem mitigasi yang komprehensif.

Dalam konteks IYF 2026, Jasa Raharja Putera akan fokus pada peningkatan kesadaran akan pentingnya asuransi maritim bagi para pemilik kapal pesiar, operator wisata bahari, dan juga wisatawan. Asuransi ini diharapkan dapat memberikan jaminan perlindungan finansial apabila terjadi insiden yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan, kerusakan kapal, atau kehilangan barang.

Selain itu, Jasa Raharja Putera juga menjajaki kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk kementerian terkait, badan usaha pelabuhan, operator kapal, dan komunitas maritim. Sinergi ini penting untuk membangun platform berbagi informasi dan respons cepat terhadap potensi ancaman atau keadaan darurat di laut.

Sejalan dengan upaya tersebut, data dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menunjukkan tren peningkatan kunjungan wisatawan ke destinasi bahari di Indonesia. Hal ini menegaskan urgensi untuk terus memperkuat infrastruktur keselamatan dan manajemen risiko di sektor ini agar pertumbuhan pariwisata dapat berjalan berkelanjutan.

Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi yang solid, Jasa Raharja Putera optimistis dapat berkontribusi signifikan dalam mewujudkan Indonesia Yacht Festival 2026 yang sukses dan aman, sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi pariwisata maritim yang unggul.

Bagikan: Facebook X WhatsApp