PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney menargetkan rampungnya konsolidasi 106 unit hotel milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada akhir tahun 2023. Langkah ini merupakan bagian dari strategi InJourney untuk mengintegrasikan aset-aset pariwisata BUMN guna meningkatkan efisiensi dan daya saing sektor perhotelan nasional.
Konsolidasi 106 hotel tersebut mencakup berbagai aset yang sebelumnya dikelola oleh entitas-entitas BUMN yang berbeda. Tujuannya adalah untuk menciptakan sinergi antar unit bisnis, standarisasi layanan, serta optimalisasi operasional dan sumber daya.
Direktur Utama InJourney, Dony Oskaria, sebelumnya telah menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan proses ini. Ia menekankan bahwa integrasi ini akan memberikan landasan yang lebih kuat bagi pengembangan industri pariwisata Indonesia, khususnya di sektor perhotelan yang menjadi salah satu pilar utama.
Proses konsolidasi ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencakup restrukturisasi operasional dan pengembangan strategi bisnis yang terpadu. Diharapkan, dengan adanya satu manajemen yang terintegrasi, hotel-hotel BUMN dapat bersaing lebih efektif di pasar domestik maupun internasional.
Selain efisiensi operasional, konsolidasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan nilai aset dan potensi pendapatan dari portofolio hotel BUMN. Melalui standarisasi dan peningkatan kualitas layanan, InJourney berupaya membangun citra merek yang kuat dan konsisten di mata para wisatawan.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat Badan Usaha Milik Negara, khususnya di sektor pariwisata. Dengan mengintegrasikan aset-aset strategis, diharapkan InJourney dapat berperan lebih optimal dalam mendukung pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor pariwisata.
Meskipun target rampung di akhir tahun 2023, InJourney terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian BUMN dan manajemen hotel yang terlibat, untuk memastikan kelancaran proses integrasi dan meminimalkan potensi hambatan.
Keberhasilan konsolidasi ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi InJourney untuk terus mengembangkan potensi pariwisata Indonesia, termasuk melalui pengembangan destinasi baru, peningkatan infrastruktur pendukung, dan promosi pariwisata yang lebih gencar.
