Pantai Parangkusumo di Yogyakarta kembali menjadi saksi kemeriahan acara tahunan yang memukau, yaitu Festival Layang-layang. Acara ini tidak hanya menghiasi langit biru dengan warna-warni layang-layang dari berbagai bentuk dan ukuran, tetapi juga menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin menyaksikan keindahan pantai sekaligus menikmati atraksi udara yang unik.
Festival yang diselenggarakan pada akhir Agustus 2023 ini, menurut laporan CNN Indonesia, berhasil menarik ribuan pengunjung. Kehadiran berbagai jenis layang-layang, mulai dari yang tradisional hingga kreasi modern yang rumit, menjadi suguhan visual yang memanjakan mata. Berbagai komunitas layang-layang turut berpartisipasi, memamerkan keahlian mereka dalam menerbangkan karya seni mereka yang mengudara.
Selain menjadi ajang pamer kreativitas, festival ini juga bertujuan untuk mempromosikan potensi wisata Pantai Parangkusumo yang terkenal dengan legenda Ratu Pantai Selatan. Pihak penyelenggara, yang melibatkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas terkait, berharap acara ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.
Salah satu daya tarik utama festival adalah keberagaman desain layang-layang yang ditampilkan. Pengunjung dapat menyaksikan layang-layang berbentuk binatang, tokoh kartun, hingga desain abstrak yang kompleks. Ada pula kompetisi layang-layang yang menambah keseruan acara, di mana para peserta bersaing untuk mendapatkan penilaian terbaik dari juri berdasarkan kriteria seperti desain, stabilitas terbang, dan manuver.
Media lokal seperti Kedaulatan Rakyat juga melaporkan antusiasme tinggi dari para peserta dan pengunjung. Banyak wisatawan yang mengaku terkesan dengan skala acara dan kualitas layang-layang yang dipamerkan. Mereka menjadikan momen ini sebagai kesempatan untuk berfoto dengan latar belakang layang-layang yang indah dan pantai yang mempesona.
Penyelenggaraan festival ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga dan mengembangkan pariwisata di Yogyakarta, khususnya di wilayah pesisir selatan. Diharapkan kegiatan serupa akan terus diadakan setiap tahunnya untuk mempertahankan momentum pariwisata dan memperkenalkan kebudayaan lokal melalui seni layang-layang.
Keberhasilan festival ini menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata Yogyakarta. Pihak Dinas Pariwisata Provinsi DIY dilaporkan terus berupaya mendukung acara-acara budaya dan atraksi yang dapat menarik lebih banyak wisatawan, sekaligus melestarikan tradisi daerah.
Ke depannya, diharapkan akan ada peningkatan fasilitas pendukung di Pantai Parangkusumo untuk menyambut lebih banyak pengunjung dan penyelenggaraan acara berskala lebih besar. Informasi mengenai jadwal festival tahun berikutnya kemungkinan akan diumumkan secara resmi oleh pemerintah daerah dan penyelenggara kegiatan beberapa bulan sebelum acara dilaksanakan.
