Stasiun LRT terintegrasi Manggarai dipastikan siap diresmikan dan segera beroperasi penuh dalam waktu dekat. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dijadwalkan untuk meresmikan fasilitas vital ini, yang akan menjadi simpul transportasi penting di Jakarta. Peresmian ini menyusul selesainya berbagai tahapan pembangunan dan uji coba yang telah dilakukan.
Pembangunan Stasiun Manggarai sebagai bagian dari pengembangan moda transportasi massal ini merupakan upaya pemerintah untuk mengatasi kemacetan dan meningkatkan konektivitas antar wilayah di ibu kota. Stasiun ini dirancang untuk menjadi titik transit utama bagi penumpang yang menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line, Kereta Bandara Soekarno-Hatta, dan Light Rail Transit (LRT) Jakarta.
Dengan diresmikannya stasiun ini, penumpang tidak perlu lagi berpindah moda secara terpisah dan memakan waktu lama. Integrasi antar berbagai jenis kereta api di satu lokasi diharapkan dapat mempersingkat waktu tempuh perjalanan warga Jakarta dan sekitarnya, serta memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan efisien.
Meskipun tanggal pasti peresmian oleh Prabowo belum diumumkan secara rinci, persiapan akhir di lapangan terus dikebut. Pihak terkait tengah memastikan seluruh aspek operasional, termasuk kesiapan sistem persinyalan, keamanan, hingga fasilitas pendukung bagi penumpang, telah berfungsi optimal.
Terkait dengan tarif, PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai operator membenarkan bahwa tarif LRT Jakarta yang terintegrasi dengan Stasiun Manggarai akan mengikuti tarif yang sudah berlaku. Untuk LRT Jakarta Fase 1A (Kelapa Gading-Velodrome), tarifnya adalah Rp 3.500 per kilometer dengan tarif maksimal Rp 14.000. Namun, untuk rute yang terintegrasi dengan Manggarai, tarif akan dihitung berdasarkan jarak tempuh dari stasiun awal hingga akhir.
Sementara itu, jam operasional LRT Jakarta umumnya dimulai pada pukul 05.00 pagi hingga 23.00 malam. Jam operasional ini diharapkan dapat melayani kebutuhan mobilitas masyarakat dari pagi hingga larut malam. Detail lebih lanjut mengenai jadwal operasional spesifik untuk rute yang terhubung dengan Stasiun Manggarai akan diumumkan secara resmi oleh operator.
Kehadiran Stasiun Manggarai yang terintegrasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan transportasi publik, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian di sekitar area stasiun. Peningkatan aksesibilitas diharapkan akan mendorong aktivitas bisnis dan sosial, serta mengurangi jejak karbon melalui peralihan penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi massal.
Pemerintah terus berkomitmen untuk mengembangkan infrastruktur transportasi yang terintegrasi dan berkelanjutan. Peresmian Stasiun Manggarai ini merupakan salah satu langkah strategis dalam mewujudkan visi Jakarta sebagai kota yang modern dan ramah lingkungan.
