Friday, 4 September 2026
BREAKING
Olahraga

Dua Klub Liga 1 Terancam Degradasi Akibat Sanksi Pengurangan Poin

Oleh Achmad September 4, 2026 51 minutes lalu 0 komentar

Jakarta – Dua klub sepak bola Indonesia, Java United dan Isengmulang Kalteng FC, harus menelan pil pahit jelang bergulirnya kompetisi Super League 2026/2027. Keduanya secara resmi dijatuhi sanksi pengurangan dua poin akibat gagal memenuhi persyaratan club licensing.

Keputusan ini diumumkan oleh PSSI pada tanggal 25 Mei 2024, menyusul hasil evaluasi mendalam terhadap seluruh klub peserta yang berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Kegagalan dalam memenuhi aspek-aspek krusial perizinan klub menjadi alasan utama di balik sanksi berat ini.

Pengurangan poin ini tentu memberikan pukulan telak bagi kedua tim. Dengan dua poin terpotong dari total perolehan mereka, Java United dan Isengmulang Kalteng FC kini harus bekerja ekstra keras untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen. Sanksi ini juga berpotensi memperkecil peluang kedua klub untuk bersaing memperebutkan gelar juara atau bahkan menghindari jurang degradasi.

Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, menegaskan bahwa penegakan aturan club licensing ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan standar profesionalisme dan tata kelola klub di Indonesia. “Kami tidak main-main dengan club licensing. Ini adalah standar internasional yang harus dipenuhi agar sepak bola kita bisa terus berkembang,” ujar Zainudin Amali dalam konferensi pers di Kantor PSSI, Jakarta, Jumat (25/5/2024).

Amali menambahkan, “Sanksi ini diberikan agar klub-klub lain juga bisa belajar dan tidak melakukan hal yang sama. Ke depan, kami berharap semua klub bisa lebih serius dalam mempersiapkan diri, baik dari segi teknis, finansial, maupun administrasi.”

Pihak PSSI juga memberikan tenggat waktu bagi kedua klub untuk segera memperbaiki kekurangan yang ada. Jika hingga batas waktu yang ditentukan Java United dan Isengmulang Kalteng FC masih belum memenuhi standar club licensing, sanksi yang lebih berat, termasuk kemungkinan larangan transfer pemain atau bahkan pencoretan dari kompetisi, bisa saja diberlakukan.

Manajemen Java United dan Isengmulang Kalteng FC belum memberikan komentar resmi terkait sanksi ini. Namun, dapat dipastikan bahwa kedua klub akan segera melakukan evaluasi internal dan menyusun strategi untuk mengatasi situasi yang dihadapi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp