Friday, 4 September 2026
BREAKING
Ekonomi

Inflasi Jakarta Agustus 2026 Jadi yang Terendah di Jawa, Angka 0,15% Tercatat

Oleh Ishak September 4, 2026 49 minutes lalu 0 komentar

Jakarta mencatatkan angka inflasi bulanan sebesar 0,15% pada Agustus 2026, menjadikannya yang terendah di antara provinsi-provinsi se-Jawa. Angka ini merupakan pencapaian positif dalam menjaga stabilitas harga di ibu kota, meskipun tren inflasi nasional masih menunjukkan dinamika.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan data inflasi ini yang didorong oleh beberapa faktor. Penurunan harga pada sejumlah komoditas menjadi pemicu utama melambatnya laju inflasi di Jakarta.

Secara rinci, komoditas yang mengalami penurunan harga dan berkontribusi pada deflasi antara lain adalah tarif angkutan udara. Selain itu, beberapa bahan makanan seperti beras dan daging ayam ras juga menunjukkan tren penurunan harga yang signifikan.

Meskipun demikian, kenaikan harga pada komoditas lain seperti cabai rawit dan bawang merah masih tercatat, namun dampaknya berhasil diredam oleh penurunan pada komoditas-komoditas utama lainnya. Hal ini menunjukkan adanya keseimbangan pergerakan harga di pasar.

Angka inflasi 0,15% ini menempatkan Jakarta di posisi terendah dibandingkan dengan provinsi lain di Pulau Jawa. Provinsi tetangga seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dilaporkan mencatat angka inflasi yang lebih tinggi pada periode yang sama.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, dalam konferensi pers sebelumnya kerap menekankan pentingnya menjaga pasokan dan kelancaran distribusi barang untuk mengendalikan inflasi. Kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah dan pusat, termasuk dalam hal logistik dan subsidi, dinilai memiliki peran krusial.

Kondisi inflasi yang terkendali di Jakarta ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap daya beli masyarakat. Stabilitas harga barang dan jasa secara umum akan membantu rumah tangga dalam mengelola anggaran belanja mereka.

Ke depan, pemantauan terhadap pergerakan harga komoditas pangan strategis dan faktor-faktor musiman seperti cuaca serta hari raya akan tetap menjadi perhatian utama untuk memastikan inflasi tetap stabil dan terkendali di ibu kota.

Bagikan: Facebook X WhatsApp