BPJS Ketenagakerjaan memilih Kota Cirebon sebagai lokasi perayaan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, menegaskan komitmennya untuk hadir lebih dekat dalam melayani, melindungi, dan memberdayakan seluruh pekerja di Indonesia. Acara ini menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan dengan peserta dan meningkatkan kualitas layanan.
Perayaan Harpelnas yang jatuh setiap tanggal 4 September ini dimanfaatkan BPJS Ketenagakerjaan untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan yang berfokus pada peningkatan kepuasan peserta. Di Cirebon, rangkaian acara tidak hanya bertujuan untuk memperingati hari penting tersebut, tetapi juga sebagai sarana evaluasi dan inovasi layanan di berbagai tingkatan, mulai dari kantor cabang hingga tingkat nasional.
Pemilihan Cirebon sebagai tuan rumah Harpelnas 2026 didasarkan pada berbagai pertimbangan, termasuk sebagai salah satu wilayah dengan jumlah pekerja yang signifikan serta potensi ekonomi yang terus berkembang. Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan secara langsung di daerah-daerah seperti Cirebon diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pekerja, terutama yang berada di sektor informal atau UMKM, yang mungkin memiliki keterbatasan akses informasi dan layanan.
Dalam rangkaian perayaan, BPJS Ketenagakerjaan menggelar dialog interaktif dengan perwakilan pekerja dari berbagai sektor. Diskusi ini menjadi ajang penting untuk mendengarkan langsung aspirasi, masukan, dan keluhan peserta terkait program jaminan sosial ketenagakerjaan. Umpan balik yang diterima akan menjadi bahan evaluasi guna penyempurnaan kebijakan dan peningkatan kualitas layanan di masa mendatang.
Selain dialog, berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi juga diselenggarakan untuk meningkatkan kesadaran pekerja mengenai pentingnya jaminan sosial. Materi yang disampaikan mencakup manfaat dari program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP), serta cara pendaftaran dan klaim yang mudah.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, dalam sambutannya, menekankan bahwa Harpelnas bukan hanya sekadar seremoni, melainkan refleksi mendalam atas peran BPJS Ketenagakerjaan sebagai garda terdepan dalam memberikan perlindungan sosial bagi pekerja. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar setiap pekerja merasa aman dan terlindungi dalam menjalankan aktivitasnya,” ujarnya.
Acara di Cirebon juga menjadi ajang pemberian apresiasi kepada mitra kerja yang telah berkontribusi dalam memperluas cakupan kepesertaan dan pelayanan. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan, instansi, maupun individu yang dinilai berperan aktif dalam mewujudkan kesejahteraan pekerja melalui program BPJS Ketenagakerjaan.
Ke depannya, BPJS Ketenagakerjaan bertekad untuk terus berinovasi dalam digitalisasi layanan guna mempermudah akses bagi seluruh peserta. Peningkatan sistem informasi, aplikasi mobile, dan kanal layanan digital lainnya diharapkan dapat semakin mendekatkan BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja, sejalan dengan semangat melayani, melindungi, dan memberdayakan.
