Presiden OpenAI, Greg Brockman, membantah keras tuduhan pencurian rahasia perusahaan yang dilayangkan oleh Apple. Pernyataan ini muncul menyusul gugatan yang diajukan oleh raksasa teknologi asal Cupertino tersebut terhadap OpenAI, yang diduga telah menyalahgunakan data pengguna Apple untuk melatih model kecerdasan buatan mereka.
Brockman menegaskan bahwa OpenAI tidak memiliki niat atau kebutuhan untuk mencuri teknologi milik perusahaan lain. Fokus utama mereka adalah mengembangkan inovasi di bidang kecerdasan buatan secara mandiri. Ia menyampaikan pandangannya ini dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan pada Kamis (20/6/2024).
Gugatan Apple terhadap OpenAI diajukan ke Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik Utara California. Apple menuding OpenAI telah menggunakan data pengguna Apple yang sensitif, termasuk informasi pribadi, percakapan, serta data yang disimpan di perangkat Apple, untuk melatih model AI mereka tanpa izin yang jelas. Apple mengklaim hal ini merupakan pelanggaran terhadap kebijakan privasi mereka.
“Kami tidak tertarik dengan teknologi perusahaan lain. Kami lebih fokus pada apa yang kami bangun,” ujar Brockman, menanggapi gugatan tersebut. Ia menambahkan bahwa model-model AI yang dikembangkan oleh OpenAI dirancang untuk beroperasi secara independen dan tidak bergantung pada teknologi yang dimiliki oleh perusahaan lain.
Lebih lanjut, Brockman menjelaskan bahwa OpenAI selalu berupaya untuk mematuhi peraturan dan etika dalam pengembangan AI. Mereka mengklaim telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan bahwa data yang digunakan dalam pelatihan model mereka diperoleh secara sah dan sesuai dengan kebijakan privasi yang berlaku. Namun, Apple tampaknya memiliki pandangan yang berbeda mengenai sejauh mana data pengguna mereka telah dieksploitasi.
Gugatan Apple ini menyoroti kekhawatiran yang semakin meningkat terkait privasi data dan penggunaan informasi pribadi dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan yang pesat. Kasus ini berpotensi menjadi preseden penting dalam menentukan batasan hukum mengenai bagaimana perusahaan dapat menggunakan data pengguna untuk melatih model AI di masa depan.
