Friday, 4 September 2026
BREAKING
Lifestyle

Dampak Karhutla Meluas: 9 Taman Nasional Ditutup Sementara Demi Keamanan Pengunjung

Oleh Destian September 4, 2026 48 minutes lalu 0 komentar

JAKARTA – Asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih membayangi sejumlah wilayah di Indonesia memaksa penutupan sementara sembilan Taman Nasional. Keputusan ini diambil oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan para pengunjung, serta mencegah penyebaran api lebih lanjut ke dalam kawasan konservasi.

Penutupan ini berlaku efektif sejak beberapa hari terakhir, menyusul meningkatnya titik api dan kualitas udara yang memburuk akibat polusi udara dari Karhutla. Juru Bicara KLHK, dalam keterangan resminya, menyatakan bahwa prioritas utama saat ini adalah penanganan kebakaran dan pemulihan ekosistem, sehingga aktivitas pariwisata untuk sementara ditiadakan.

Sembilan Taman Nasional yang terdampak penutupan ini tersebar di berbagai provinsi, antara lain Taman Nasional Gunung Bromo Tengger Semeru (Jawa Timur), Taman Nasional Rinjani (Nusa Tenggara Barat), Taman Nasional Komodo (Nusa Tenggara Timur), Taman Nasional Tanjung Puting (Kalimantan Tengah), Taman Nasional Sebangau (Kalimantan Tengah), Taman Nasional Betung Kerinci (Jambi), Taman Nasional Kerinci Seblat (Jambi, Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan), Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung), dan Taman Nasional Way Kambas (Lampung).

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah terkait mengkonfirmasi bahwa penutupan ini bersifat sementara dan akan dievaluasi secara berkala. “Kami terus memantau perkembangan situasi Karhutla. Jika kondisi udara dan keamanan sudah membaik, kami akan segera mengumumkan pembukaan kembali taman nasional ini,” ujar salah seorang Kepala BKSDA yang enggan disebutkan namanya.

Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per awal September 2023 menunjukkan peningkatan signifikan jumlah titik api di beberapa provinsi, terutama di Sumatera dan Kalimantan. Kebakaran ini tidak hanya mengancam keanekaragaman hayati, tetapi juga berdampak buruk pada kesehatan masyarakat dan aktivitas ekonomi.

Lebih lanjut, KLHK mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar lahan tanpa izin. Upaya pemadaman terus dilakukan secara masif oleh tim gabungan dari TNI, Polri, Manggala Agni KLHK, dan relawan di lapangan.

Penutupan taman nasional ini tentu menimbulkan kekecewaan bagi para wisatawan yang telah merencanakan perjalanan. Pihak pengelola taman nasional mengimbau calon pengunjung untuk memantau informasi resmi melalui situs web dan media sosial masing-masing taman nasional untuk pembaruan mengenai jadwal pembukaan kembali.

KLHK berencana menggelar rapat koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait pada pekan depan untuk mengevaluasi strategi penanganan Karhutla dan dampaknya terhadap kawasan konservasi. Hasil rapat tersebut diharapkan dapat memberikan arah kebijakan yang lebih jelas terkait penanganan krisis lingkungan ini.

Bagikan: Facebook X WhatsApp