Thursday, 10 September 2026
BREAKING
Ekonomi

Atasi Kelangkaan BBM, 25 SPBU Pertamina di Makassar Beroperasi 24 Jam Nonstop

Oleh Ishak September 10, 2026 2 hours lalu 0 komentar

MAKASSAR – Dalam upaya mengurai antrean panjang dan mengatasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kota Makassar, PT Pertamina Patra Niaga telah mengambil langkah strategis dengan mengoperasikan 25 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) secara nonstop selama 24 jam. Kebijakan ini diharapkan dapat memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat dan meredakan keresahan yang timbul akibat keterbatasan pasokan.

Langkah Pertamina ini merupakan respons langsung terhadap laporan dan keluhan masyarakat mengenai sulitnya mendapatkan BBM di sejumlah SPBU. Antrean kendaraan yang mengular, bahkan sejak dini hari, telah menjadi pemandangan umum di beberapa titik di Makassar dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan dampaknya terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

Menurut informasi yang dihimpun, penambahan jam operasional ini tidak hanya berlaku untuk SPBU tertentu, melainkan mencakup 25 titik yang tersebar di berbagai wilayah strategis di Makassar. Dengan beroperasi tanpa henti, diharapkan setiap SPBU dapat melayani lebih banyak konsumen dan mendistribusikan stok BBM yang ada secara lebih merata sepanjang waktu.

Pihak Pertamina Patra Niaga melalui jajarannya di wilayah Sulawesi Selatan menyatakan komitmennya untuk terus memantau dan mengevaluasi situasi pasokan BBM. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan dan melaporkan jika menemukan adanya praktik-praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Keputusan untuk mengoperasikan SPBU 24 jam ini juga didukung oleh adanya penambahan pasokan dari terminal BBM. Pertamina memastikan bahwa stok BBM untuk berbagai jenis, termasuk BBM bersubsidi seperti Biosolar dan Pertalite, telah ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang meningkat.

Dampak dari antrean panjang ini tidak hanya dirasakan oleh pengendara pribadi, tetapi juga oleh sektor transportasi umum dan barang. Keterlambatan distribusi barang dan gangguan operasional transportasi menjadi konsekuensi langsung dari kelangkaan BBM. Oleh karena itu, langkah Pertamina ini diharapkan dapat memulihkan kelancaran aktivitas ekonomi di Makassar.

Sejumlah warga menyambut baik keputusan ini, meskipun ada pula yang berharap agar kebijakan ini dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Harapan terbesar adalah ketersediaan BBM dapat kembali normal seperti sedia kala, tanpa perlu lagi adanya antrean panjang yang memakan waktu dan energi.

Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Pengawasan ketat akan terus dilakukan untuk mencegah spekulasi dan penyelewengan yang dapat memperparah kondisi kelangkaan.

Dengan tambahan 25 SPBU yang beroperasi 24 jam, diharapkan situasi kelangkaan BBM di Makassar dapat segera teratasi. Pemantauan berkelanjutan terhadap stok dan distribusi akan menjadi kunci untuk memastikan ketersediaan BBM yang stabil bagi seluruh masyarakat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp