Tuesday, 8 September 2026
BREAKING
Ekonomi

PLN EPI Percepat Transisi Energi: Biomassa Diubah Jadi BioCNG dan Hidrogen Hijau

Oleh Ishak September 8, 2026 2 hours lalu 0 komentar

PT PLN (Persero) Energi Primer Indonesia (PLN EPI) secara agresif mendorong pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi terbarukan untuk mempercepat transisi energi nasional. Langkah strategis ini berfokus pada konversi biomassa menjadi dua produk energi bersih yang menjanjikan, yaitu Bio Compressed Natural Gas (BioCNG) dan hidrogen hijau.

Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap target bauran energi nasional yang terus didorong oleh pemerintah, serta komitmen PLN dalam mengurangi emisi karbon. Biomassa, yang berasal dari limbah organik seperti sekam padi, tongkol jagung, dan limbah kehutanan, dianggap sebagai sumber daya lokal yang melimpah dan berkelanjutan.

Proses konversi biomassa menjadi BioCNG melibatkan teknologi gasifikasi yang mengubah material padat menjadi gas sintetik (syngas). Syngas ini kemudian dimurnikan dan dikompresi menjadi BioCNG, yang memiliki karakteristik serupa dengan gas alam konvensional dan dapat digunakan sebagai bahan bakar transportasi atau pembangkit listrik.

Sementara itu, hidrogen hijau yang dihasilkan dari biomassa juga menjadi fokus utama. Hidrogen hijau dipandang sebagai solusi energi bersih masa depan karena pembakarannya hanya menghasilkan uap air. Potensi penggunaannya sangat luas, mulai dari industri hingga transportasi berat.

Direktur Utama PLN EPI, Iwan Purwanto, dalam berbagai kesempatan menyatakan bahwa perusahaan terus berupaya mengembangkan teknologi dan infrastruktur untuk memaksimalkan potensi biomassa. “Kami melihat biomassa memiliki potensi besar untuk menjadi tulang punggung energi terbarukan di Indonesia. Dengan konversi menjadi BioCNG dan hidrogen hijau, kita tidak hanya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, tetapi juga menciptakan nilai tambah dari sumber daya lokal,” ujar Iwan.

Inisiatif ini sejalan dengan upaya global untuk mengurangi jejak karbon dan mencapai target netralitas karbon. Dengan mengolah biomassa, PLN EPI berkontribusi pada pengurangan limbah sekaligus menyediakan energi yang lebih ramah lingkungan.

Pemanfaatan BioCNG dan hidrogen hijau dari biomassa diharapkan dapat mengurangi emisi gas rumah kaca secara signifikan. Selain itu, program ini berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, terutama di daerah pedesaan yang memiliki akses melimpah terhadap bahan baku biomassa.

PLN EPI saat ini tengah menjajaki berbagai skema kemitraan dan investasi untuk memperluas kapasitas produksi BioCNG dan hidrogen hijau. Pengembangan teknologi yang lebih efisien dan ekonomis menjadi kunci utama dalam keberhasilan implementasi program ini secara masif di seluruh Indonesia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp