Sunday, 6 September 2026
BREAKING
Kesehatan

Manfaat Lari untuk Meredakan Stres: Penjelasan Ilmiah di Balik Pernyataan Zulhas

Oleh Destian September 6, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Zulkifli Hasan atau Zulhas, baru-baru ini menyampaikan pandangannya bahwa aktivitas lari dapat menjadi solusi efektif untuk meredakan stres. Pernyataan ini bukan sekadar anjuran semata, melainkan didukung oleh bukti ilmiah yang kuat mengenai dampak positif olahraga kardiovaskular terhadap kesehatan mental.

Secara ilmiah, lari memang terbukti mampu mengurangi tingkat stres. Ketika seseorang berlari, tubuh melepaskan senyawa kimia yang dikenal sebagai endorfin. Endorfin ini berfungsi sebagai pereda nyeri alami tubuh dan juga memiliki efek euforia, yang seringkali digambarkan sebagai “runner’s high”. Peningkatan kadar endorfin inilah yang berkontribusi signifikan dalam meningkatkan suasana hati dan mengurangi perasaan cemas serta tertekan.

Selain endorfin, lari juga memengaruhi hormon stres dalam tubuh. Aktivitas fisik yang teratur seperti lari dapat membantu menurunkan kadar kortisol, hormon yang dilepaskan sebagai respons terhadap stres. Dengan terkontrolnya kadar kortisol, tubuh menjadi lebih mampu mengatasi tekanan dan lebih tenang.

Lebih lanjut, lari juga memberikan manfaat psikologis lainnya. Ritme lari yang berulang dapat memberikan efek meditatif, membantu menenangkan pikiran dan mengalihkan perhatian dari sumber stres. Selain itu, mencapai target lari, sekecil apapun itu, dapat meningkatkan rasa percaya diri dan pencapaian diri, yang secara tidak langsung memperkuat ketahanan mental terhadap stres.

Fakta ini sejalan dengan rekomendasi para ahli kesehatan yang sering menyarankan olahraga sebagai salah satu pilar utama dalam manajemen stres. Dengan demikian, saran dari Zulhas untuk memanfaatkan lari sebagai cara meredakan stres memiliki landasan ilmiah yang kokoh dan dapat diandalkan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp