Saturday, 5 September 2026
BREAKING
Berita

QRIS Makin Digemari Turis Asing, Transaksi Capai Rp 5,9 Triliun

Oleh Ishak September 5, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) oleh warga negara asing (WNA) menunjukkan tren peningkatan signifikan. Data terbaru mencatat transaksi melalui QRIS oleh turis asing telah menembus angka Rp 5,9 triliun, menandakan penerimaan dan kemudahan sistem pembayaran digital ini di kalangan internasional.

Peningkatan ini merupakan kabar baik bagi ekosistem pembayaran digital Indonesia, sekaligus bukti keberhasilan Bank Indonesia (BI) dalam mendorong adopsi QRIS di berbagai lapisan masyarakat, termasuk turis mancanegara. Kenaikan transaksi oleh WNA ini juga sejalan dengan target pemerintah untuk mendongkrak devisa negara melalui sektor pariwisata.

Menurut data yang dirilis oleh Bank Indonesia, nilai transaksi QRIS oleh WNA pada periode Januari hingga September 2023 mencapai Rp 5,9 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan yang cukup pesat dibandingkan periode sebelumnya, mengindikasikan semakin banyaknya turis yang memilih QRIS sebagai metode pembayaran utama mereka selama berada di Indonesia.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih, dalam beberapa kesempatan telah menyatakan apresiasinya terhadap perkembangan QRIS. Ia menyebutkan bahwa perluasan penggunaan QRIS, termasuk oleh WNA, merupakan salah satu strategi BI untuk mendorong inklusi keuangan dan digitalisasi ekonomi. Kemudahan penggunaan QRIS yang hanya memerlukan satu kode QR untuk berbagai metode pembayaran dinilai sangat menarik bagi turis.

Peningkatan transaksi QRIS oleh WNA ini juga didorong oleh berbagai upaya promosi dan edukasi yang dilakukan oleh BI dan pelaku industri. Sosialisasi mengenai cara penggunaan QRIS, serta kemitraan dengan berbagai merchant, termasuk yang sering dikunjungi turis seperti hotel, restoran, dan toko oleh-oleh, turut berkontribusi pada peningkatan adopsi.

Selain itu, perbaikan infrastruktur digital dan jangkauan layanan QRIS di berbagai daerah wisata juga menjadi faktor pendukung. Semakin luasnya merchant yang menerima pembayaran QRIS membuat turis merasa lebih nyaman dan tidak khawatir kesulitan bertransaksi.

Dampak positif dari tren ini tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, tetapi juga oleh perekonomian secara keseluruhan. Peningkatan transaksi digital oleh turis asing berkontribusi pada perputaran uang yang lebih cepat dan efisien, serta memberikan data yang lebih akurat mengenai aktivitas ekonomi pariwisata.

Ke depan, diharapkan tren positif ini dapat terus berlanjut. Bank Indonesia dan industri terkait akan terus berupaya memperluas akseptasi QRIS dan meningkatkan fitur-fiturnya agar semakin ramah pengguna bagi turis internasional, seiring dengan pemulihan sektor pariwisata Indonesia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp